PARLEMEN

Bamsoet: Pemerintah Sudah Buka Akses Bantuan Internasional

Monitor, Jakarta –Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meyakinkan masyarakat bahwa penanganan musibah gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Sigi, Donggala, serta daerah terdampak lainnya di Sulawesi Tengah sudah ditangani pemerintah secara cepat.

Kata Bamsoet, demikian sapaan akrabnya, DPR terus mendorong kementerian dan lembaga menerjunkan kekuataannya untuk membantu para korban yang terkena musibah.

“Presiden Jokowi sudah menunjuk Wakil Presiden Jusuf Kalla memimpin tim penanganan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, dengan koordinasi teknis berada di Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan. Dengan pengalaman dan kemampuan yang dimiliki Wapres Jusuf Kalla, sebagaimana yang sudah ditunjukan beliau saat menangani tsunami di Aceh, Insya Allah musibah ini bisa kita lalui secepat mungkin,” ujar Bamsoet saat menerima perwakilan warga Palu di Ruang Kerja Ketua DPR RI, Jakarta, Selasa (2/10).

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara dan Kebumen ini menyampaikan bawah pada hari Rabu (3/10) dirinya akan datang ke Palu. Selain untuk melihat langsung kondisi disana, sekaligus juga untuk menyerahkan berbagai bantuan.

“Berbagai kementerian dan lembaga seperti Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, BNPB, Basarnas, serta lainnya telah bekerja keras menangani kejadian pasca gempa dan tsunami. Doa dan dukungan dari masyarakat terus dibutuhkan untuk membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Sulawesi Tengah,” kata Bamsoet.

Dari koordinasi yang sudah dilakukan, Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menerangkan bahwa distribusi bantuan memang menghadapi berbagai tantangan. Medan wilayah sangat berat untuk ditembus dan dilalui. Selain itu, kendaraan bantuan logistik juga kerap dihadang oleh warga yang membutuhkan bantuan.

“Alhamdulilah mulai pagi tadi berbagai daerah terisolasi di Kabupaten Sigi seperti Kecamatan Lindu, Kulawi Selatan, Gumbasa, sudah mulai menerima distribusi bantuan. Aparat keamanan terus ditambah untuk mengamankan bantuan yang masuk. Pembukaan berbagai akses ke daerah terdampak terus dilakukan oleh TNI, Polri dan Basarnas,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum KADIN ini memaparkan, pemerintah juga sudah membuka akses untuk menerima bantuan internasional. Setidaknya, sudah ada lebih dari 18 negara, seperti Arab Saudi, Amerika Serikat, Perancis, Republik Ceko, Swiss, Norwegia, Hungaria, Turki, Uni Eropa, Australia, termasuk UNDP dan ASEAN yang siap memberikan bantuan. Ini menunjukan solidaritas dunia terhadap Indonesia sangat kuat.

“Kalau dunia saja menunjukan rasa solidaritasnya, seharusnya kita juga menunjukan hal yang serupa. Saya menghimbau maskapai penerbangan juga bisa melakukan hal yang serupa. Minimal bisa menggratiskan atau memberi keringanan biaya bagi warga yang ingin mengirimkan bantuan melalui kargo. Begitupun dengan pihak lainnya. Mari bersatu padu menghadapi musibah ini dengan ikatan kebangsaan,” pungkas Bamsoet.

Recent Posts

Kemenperin Usulkan Penambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat berbagai program strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan…

42 menit yang lalu

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

4 jam yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

4 jam yang lalu

Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…

20 jam yang lalu

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

2 hari yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

3 hari yang lalu