Anies Siapkan Brand Baru untuk Program OK Otrip, ini Kata Sandi

Terkait persiapan Asian Games, Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno balas pernyataan Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi

MONITOR, Jakarta – Perlahan namun pasti, sejumlah program kerja yang dicanangkan Sandiaga Uno saat menjadi Wakil Gubernur Jakarta bakal dirubah oleh Anies Baswedan. Sebagai Gubernur Jakarta Anies Baswedan rupanya sudah menyiapkan sejumlah brand baru untuk mengganti nama program-program Sandi, salah satu program tersebut adalah program OK Otrip.

Menanggapi hal ini, Sandiaga Uno yang sudah resmi menjadi Calon Wakil Presiden ini mengatakan, kalau dirinya sama sekali tak mempermasalahlan hal tersebut.

“Itu kewenangan Pak Anies sebagai gubernur jadi sah-sah saja,” kata Sandi, saat ditemui wartawan di Thamrin City, Jakarta Pusat, Selasa (2/10).

Namun diakui Sandi, program OK Otrip itu, adalah program besutannya dalam mengatasi persoalan transportasi di Ibukota.

“Intinya, saya sudah mendengar adanya wacana Pak Anies untuk merubah nama OK Otrip karena sudah bertransformasi menjadi angkutan umum masal yang saling terintegrasi mulai dari angkutan umum kecil, sedang, besar, TransJakarta, BRT, MRT, dan LRT dan saya setuju,”ungkap Sandi.

Disebutkan Sandi, OK Otrip itu dulu uji coba, OK Otrip itu kan singkatannya One karcis One Trip, jadi satu karcis satu perjalanan, nah sekarang sudah ada LRT waktu kita mulai dulu belum ada LRT terus sekarang udah ada MRT.

“Memang harus di cari suatu brand yang kuat, sekuat OK Otrip, yang bisa menyampaikan bahwa ini adalah integrasi transportasi dan program yang melakukan transformasi di sistem transportasi,” imbuh dia

Dengan demikiann Sandi pun mempercayakan sepenuhnya kepada Anies, Dirinya tidak mau lagi ikut campur karena sudah tidak lagi punya wewenang. Bahkan, ketika diminta usul nama brand baru yang cocok Sandi enggan memberi saran.

“Pak Anies pasti punya pertimbangannya. Saya sudah nggak di DKI lagi, saya sekarang rakyat jelata, udah ngga jelita lagi, nggak punya usul,” canda Sandi.

Sekedar diketahui, PT. Transportasi Jakarta (TransJakarta) menandatangani kerjasama dengan sejumlah operator angkutan umum tentang sistem integrasi angkutan umum bus kecil dengan Bus Rapid Transit (BRT). MoU tersebut sebagai tindak lanjut program OK Otrip yang selesai dilakukan uji coba.

Penandatanganan kerjasama dilakukan oleh Dirut PT. Transjakarta Budi Kaliwono dengan para operator angkutan disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan di Balai Kota DKI, Senin (1/10).

Menurut Anies, OK Otrip berjalan sesuai rencana dengan banyaknya operator yang bergabung dan tingkat minat masyarakat atas penggunaan transportasi umum meningkat.

Dengan kesepakatan yang baru ditandatangani maka OK Otrip akan diganti nama. Kendati demikian, Anies masih enggan membeberkan nama baru tersebut.

“Insya Allah dalam waktu dekat, sistem transportasi umum massal terintegrasi akan memikiki brand baru. Brand baru ini akan menggambarkan sistem integrasi antar moda transportasi,” pungkasnya.