ULASAN

5 Fakta Mengerikan Gempa dan Tsunami di Palu

MONITOR – Gempa bumi berkekuatan 7,4 Skala Richter mengguncang Donggala dan Palu Sulawesi Tengah diikuti gelombang tsunami 1,5 meter pada Jumat (28/9). Akibatnya, akses jalan di kota itu hancur, aliran listrik mati dan jaringan telekomunikasi juga terputus.

Bencana gempabumi dan tsunami di Sulawesi Tengah menimbulkan duka mendalam tidak hanya bagi para korban tapi juga bagi kita semua sebagai bangsa Indonesia.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut 5 fakta mengerikan akibat gempa dan tsunami di Donggala dan Palu Sulawesi Tengah:

1. Ratusan Korban Jiwa

Jenazah korban gempa dan tsunami Palu (Foto: Tribun Timur)

Gempa dan tsunami dahsyat yang meluluh lanahkan Donggala dan Palu hingga saat ini mencapai 832 korban tewas. Jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah menyusul masih terbatasnya akses untuk evakuasi ke beberapa lokasi yang terkena gempa dan tsunami.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho menjelaskan merinci, terdapat 821 korban meninggal di Palu sementara di Donggala terdapat 11 orang.

“Korban gempa dan tsunami per 30 September 2018, Pukul13.00 adalah 832 meninggal Palu 821 dan Donggala 11,” kata Sutopo di Gedung BNPD, Jakarta, Minggu (30/9/2018).

2. Tower ATC Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie Roboh

Tower ATC bandara Palu roboh (Foto: Sindonews)

Akibat gempa dahsyat itu, Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie Akibat sempat berhenti beroperasi. Itu lantaran tower Air Trafic Control (ATC) atau pemandu lalu lintas udara di Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie roboh.

Peralatan komunikasi udara yang terdapat pada kabin tower lantai 4 tersebut juga tidak dapat diselamatkan. Robohnya tower ATC juga mengakibatkan seorang karyawan Airnav Indonesia meninggal dunia.

3. Tsunami Hantam Pesisir Pantai Talise Palu

Detik-detik pantai Talise dihantam tsunami (Foto: Go Sumbar)

Gelombang air laut tinggi menghantam pesisir Pantai Talise Palu usai gempa Sebuah video yang direkam warga setempat memperlihatkan gelombang tsunami setinggi hampir 2 meter menghantam sekitar Pantai Talise Palu, Sulawesi Tengah.

Dalam video yang tengah viral itu, tampak jelas gelombang air laut tinggi menghantam pesisir Pantai tersebut. Warga yang berada di sekitar pun lari berhamburan.

4. Kubah Mesjid Hancur

Kubah Mesjid Ambrol (Foto: Tribun Timur)

Kubah Mesjid di Palu hancur akibat gempa Sebuah foto mesjid di Palu yang rusak akibat guncangan gempa, beredar di media sosial. Dalam foto viral tersebut, terlihat kubah mesjid dalam kondisi hancur dan kendaraan di sekitarnya ikut berhamburan.

5. Mall dan Hotel Ambruk

Ramayana Kota Palu Hancur Akibat Gempa (Foto: Tribun Timur)

Sebuah pusat perbelanjaan (Mall) dan hotel yang ada disekitar pesisir pantai Kota Palu hancur.

Recent Posts

Komisi I DPR Kutuk Serangan Israel terhadap Prajurit TNI di Lebanon

MONITOR, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan…

1 jam yang lalu

Sidang Perdana Korupsi Satelit Navayo Digelar di Jakarta, Tiga Terdakwa Dihadapkan ke Pengadilan Militer

MONITOR, Jakarta - Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan satelit Navayo…

1 jam yang lalu

Pemerintah Klaim Manufaktur Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global

MONITOR, Jakarta - Sektor manufaktur nasional kembali menunjukkan ketahanannya di tengah ketidakpastian kondisi global seperti…

4 jam yang lalu

Apresiasi Inovasi Kopi Rempah KEPOTA, Komisi IV DPR ajak Masyarakat Hilirisasi Produk Hutan

MONITOR, Bogor - Komisi IV DPR RI menegaskan komitmennya dalam mendorong hilirisasi produk perhutanan sosial…

4 jam yang lalu

H+9 Lebaran 2026 Arus Balik Masih Tinggi, 670 Ribu Kendaraan Melintas di GT Cikampek Utama

MONITOR, Cikampek — Arus balik Lebaran 1447 Hijriah dari wilayah Timur Trans Jawa menuju Jakarta masih…

6 jam yang lalu

Industri Kreatif Bisa Jadi Laboratorium Program Magang Nasional

MONITOR, Semarang — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, menyebut industri kreatif dapat menjadi laboratorium bagi pengembangan…

6 jam yang lalu