Selasa, 21 September, 2021

Dana CSR BPJS Ketenagakerjaan Disarankan untuk Peremajaan Alat

MONITOR, Surabaya – Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Ichsan Firdaus mendorong agar dana Corporate Social Responsibility (CSR) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan disalurkan untuk upaya peremajaan alat pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK).

Hal tersebut diungkapkan Ichsan usai memimpin rapat Tim Kunjungan Spesifik (Kunspek) Komisi IX DPR RI dengan jajaran Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Timur, di ruang rapat Disnakertrans, Dukuh Menanggal, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (28/9).

“BPJS Ketenagakerjaan saat ini memiliki hak pengelolaan anggaran Rp 328 triliun. Jika CSR nya digunakan untuk kepentingan peremajaan BLK, maka itu sangat baik. Dan saya kira perlu ditindaklanjuti oleh BPJS Kenagakerjaan,” ujar Wakil Ketua Komisi IX ini.

Legislator fraksi Partai Golkar ini mengatakan bahwa kedepan Komisi IX DPR RI akan memanggil pihak BPJS Ketenagakerjaan terkait ide tersebut. Kerena BPJS Tenagakerjaan harus berkontribusi untuk memperkuat dan memperluas lapangan kerja dan meningkatkan skill melalui peremajaan peralatan BLK yang ada di Indonesia.

- Advertisement -

Ichsan menyimpulkan, keterbatasan anggaran menjadi penyebab utama tidak adanya peremajaan peralatan pelatihan serta peningkatan kualitas instruktur BLK. Mengingat BLK yang ada saat ini sangat bergantung kepada APBN dan APBD. Untuk itu, perlu adanya kreatifitas dari BLK agar tidak selalu bergantung pada pendanaan dari pemerintah.

“Ada BLK di Bekasi yang sudah mendapatkan CSR dari beberapa perusahaan yang ada di daerah tersebut. Menurut saya inovasi-inovasi seperti ini yang perlu dikembangkan dan patut ditiru oleh BLK lain,” terang Ichsan.

Legislator dapil Jawa Barat ini meminta kepada Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) agar memberikan keleluasaan kepada BLK untuk mencari sumber dana lain, diluar anggaran pemerintah.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER