Sejarah Perjuangan Chili Proklamirkan Kemerdekaan

Kemerdekaan negara Chili (Foto: Historyhit.com)

MONITOR – Pada hari ini 18 September 2018 adalah hari kemerdekaan negara Chili, tepatnya pada tahun 1810 silam, Chile telah memproklamasikan kemerdekaannya dari penjajahan bangsa Spanyol.

Chili adalah sebuah negara berdaulat di Benua Amerika, terletak di bagian tenggara Amerika Selatan. Negara Chili termasuk dalam kawasan Amerika latin. secara geografis, Amerika latin memang merupakan sebuah benua sendiri karena luasnya sekitar 8 juta mil persegi.

Riwayat awal penjajahan Spanyol atas Amerika latin, di rintis oleh empat orang petualang yaitu Hernando Cortes, Francisco Fizarro, Jimenez de Quesada dan Pedro de Valdivia. kedatangan orang-orang spanyol ini dilatarbelakangi dengan tujuan untuk mencari emas dan perak di kawasan Amerika Latin.

Penaklukan wilayah ini dilakukan tahap demi tahap, dan Orang Eropa mengalami penderitaan berulang-ulang. Namun, atas perlawanan dari suku Indian menghebat, sebuah pemberontakan Mapuche besar-besaran yang dipimpin Lautaro pada tahun 1553 menyebabkan kematian Valdivia pada tanggal 31 Desember 1553 dan kehancuran permukiman penting koloni.

Konflik militer ini berlangsung lebih dari tiga abad dan penghapusan perbudakan oleh mahkota Spanyol pada tahun 1683 dilakukan atas dasar kesadaran bahwa tindakan pembudakan terhadap Orang Mapuche justru akan memperkuat perlawanan mereka,. Meskipun demikian, pelarangan oleh pihak kerajaan masih menyisakan berbagai gangguan dari kolonialis.

Pada tahun 1808 Perebutan kekuasaan tahta Spanyol oleh saudara dari Napoleon Bonaparte, yakni Joseph Bonaparte mempercepat kendali koloni menuju kemerdekaan dari Spanyol.

Sebuah junta nasional, atas nama Fernando VII dari Spanyol–pewaris raja terguling, akhirnya dibentuk pada tanggal 18 September 1810, ini menandai bermulanya periode yang dikenal sebagai Patria Vieja.

Pemerintah Junta Chili memproklamasikan Chili sebagai republik otonom di dalam Monarki Spanyol. Maka untuk mengenang kejadian ini, Chili merayakan Hari Nasional pada tanggal 18 September setiap tahun).

Setelah peristiwa-peristiwa ini, sebuah pergerakan menuju kemerdekaan penuh, di bawah komando Jose Miguel Carrera (salah seorang patriot termasyhur) dan dua saudara laki-lakinya, Juan José dan Luis Carrera, segera memperoleh dukungan yang semakin meluas.

Upaya-upaya Spanyol untuk memaksakan kembali sembarang kekuasaan pada periode yang disebut Reconquista (atau Penaklukan Kembali) telah memicu perjuangan yang berlarut-larut, termasuk di antaranya perlawanan dari Bernardo O’Higgins, yang menentang kepemimpinan Carrera.

Di antara banyak faktor-faktor sejarah penyerangan negara Chili, yang terpenting di antaranya adalah penindasan asing selama 3 abad di daerah Amerika Latin, cara mencapai kemerdekaan yang umumnya dilakukan adalah melalui perlawanan bersenjata dan adanya intervensi asing pada masa-masa sebelumnya, sewaktu dan setelah tercapai kemerdekaan.

Perjuangan merebut kemerdekaan negara Chili dilakukan secara serta merta oleh masing-masing rakyat daerah jajahan tanpa ada koordinasi perjuangan antara daerah-daerah satu sama lain.