PARLEMEN

BPJS Defisit, Fahri Hamzah: Pemerintah Harus Segera Turun Tangan

MONITOR, Jakarta – Defisit yang sedang dialami BPJS Kesehatan saat ini dikhawatirkan akan berdampak pada pelayanan masyarakat, terutama di dunia kesehatan.

Karena itu, pemerintah harus segera menalangi defisit BPJS Kesehatan agar tidak mengurangi proses pelayanan kepada masyarakat. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah, di Komplek Parlemen, Senayan, Selasa (18/9).

“Yang saya liat sekarang ini, BPJS berusaha mengurangi jenis pelayanan dengan alasan bahwa mereka mengalami defisit,” ucap Fahri.

Ia menegaskan, BPJS tidak bisa mengurangi pelayanannya, karena dia dibentuk berdasarkan Undang-Undang (UU) sebagai mandat untuk memberikan jaminan sosial secara menyeluruh kepada masyarakat.

“Jadi, perintah dari pada Undang-Undang itu harus terpenuhi. Saya kira hanya itu,” ujar politisi dari PKS itu.

Makanya, Fahri mengatakan, BPJS Kesehatan khususnya, akan menjadi indikator kemampuan pemerintah untuk mengelola sistem jaminan nasional ini.

“Jangan di tengah histeria eforia, seolah-olah pemerintah dengan kartu-kartu yang ada menjamin semua hal, kenyataannya ada kenyataan defisit,” cetus dia.

Sebab, bila kondisi ini terus dibiarkan oleh pemerintah, maka sangat mungkin ke depan BPJS tidak akan mampu melayani secara optimal.

Terlebih, kalau defisitnya sudah mencapai 11 triliun seperti sekerang ini, BPJS Kesehatan tinggal menunggu kolaps-nya saja.

“Tidak mungkin dia bisa membayar rumah sakit, begitu juga dokternya. Saya juga mendengar, boikot-boikot untuk tidak menjadi peserta BPJS ini banyak sekali,” pungkas anggota dewan dari NTB tersebut.

Recent Posts

Kemenperin Usulkan Penambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat berbagai program strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan…

43 menit yang lalu

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

4 jam yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

4 jam yang lalu

Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…

20 jam yang lalu

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

2 hari yang lalu

Kasus Yogi Mentawai: Ombudsman Dorong Negara Kedepankan Pembinaan

MONITOR, Jakarta - Ombudsman Republik Indonesia menaruh perhatian terhadap perkara Yogi Gilang Arya Setia, warga…

3 hari yang lalu