Rumah Potong Hewan (RPH) Babi di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat (dok: Asep Monitor)
MONITOR, Jakarta – Keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH) Babi di Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat benar-benar mengusik kenyamanan warga setempat.
Buktinya, Forum RW Kelurahan Kapuk mengaku sudah berkirim surat kepada wakilnya di DPRD DKI, untuk mendesak Gubernur Jakarta Anies Baswedan menutup keberasaan RPH Babi tersebut.
“Kami atas naman Forum RW Kelurahan Kapuk sangat terganggu dengan keberadaan RPH Babi ditempat kami. Oleh karenanya kami menyurati wakil kami di DPRD agar meminta Pemprov DKI segera menutup RPH Babi tersebut,” kata Ketua RW 17 Kapuk, Imam Cahyo, dalam keterangan tertulisnya yang diterima MONITOR, Sabtu (8/9).
Menurut Imam, keberadaan RPH Babi tersebut sudah membuat warga tak nyaman, dimana limbah dari pemotongan babi dibuang seenaknya hingga menyebar bau yang tak sedap.
“Kalau musim hujan air disaluran selokan kami bakal dipenuhi limbah babi ditambah baunya yang membuat warga resah,” terangnya.
Dengan fakta ini, forum RW berharap DPRD dapat mendengar keluhan warga sekaligus menyampaikan pada pemerintah.
“Lagian sayang juga lahan seluas 5 hektar itu hanya dipakai untuk menampung dan memotong babi sebanyak 200 ekor saja. Mending lahan seluas itu disulap untuk hal yang bermanfaat buat warga,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta - Program Studi Sarjana Terapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker)…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menggandeng Badan Kepegawaian Negara (BKN) dalam pelaksanaan Computer…
MONITOR, Depok - Universitas Islam Depok (UID) resmi membuka rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan…
MONITOR, Bandung Barat – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan salah satu kunci keberhasilan dalam berwirausaha…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah kebakaran yang…
MONITOR, Karawang — Dalam rangka memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW sekaligus merawat semangat kemerdekaan…