BUMN

Balkondes Wringinputih Jadi Lokasi Film Indonesia

MONITOR, Jakarta – Balai Ekonomi Desa (Balkondes) Wringinputih telah menjadi salah satu destinasi wisata unggulan. Kesejukan alam pedesaan yang masih alami dengan latar belakang perbukitan Menoreh menjadi visual yang memanjakan mata dan memberi ketenangan bagi pengunjung.

Tak hanya keindahan alam, Balkondes Wringin Putih yang berada di kawasan wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, memiliki arsitektur bangunan rumah yang unik berbentuk pondok dari bambu.

Selain itu, desain halaman didominasi kayu dan bambu menambah kekuatan panorama alam yang masih asli. Lihat saja, Bale Bambu Klatakan yang awalnya hanya kebun bambu liar kini telah menjadi daya tarik utama dan sering diabadikan menjadi objek swafoto. Kearifan lokal masyarakat setempat turut menyertai persona Wringinputih, yakni interaksi sosial, persaudaraan yang erat, serta gotong royong antar warga.

Dikembangkan oleh PT Pertamina (Persero), Desa Wisata Wringin Putih diharapkan dapat tumbuh dan berkembang menjadi sentra penggerak ekonomi dan galeri potensi kerajinan masyarakat sekitar, seperti batik, kerajinan bambu, serta sentral kuliner dan penginapan.

“Terlibat dalam pengembangan Wringin Putih ini, Pertamina memahami pentingnya melestarikan budaya terutama budaya lokal. Setelah berkembang dan kini menjadi tujuan wisata, kehadiran Wringinputih juga turut meningkatkan animo wisatawan domestik dan mancanegara untuk menikmati keindahan dan keunikan Balkondes tersebut,” jelas VP Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito, Jumat (31/8).

Wringinputih menjadi salah satu set lokasi pengambilan gambar untuk film layar lebar Indonesia ‘Kuambil Lagi Hatiku’ yang akan diproduksi Perusahaan Film Negara (PFN). Sebagai BUMN, Pertamina bersinergi untuk memberikan energi kepada PFN untuk bangkit kembali dan berkarya di dunia perfilman nasional.

Pada film bergenre drama komedi yang mengangkat kisah keluarga ibu dan anak dengan nilai-nilai keberagaman, Pertamina berharap film-film yang diproduksi PFN dapat mengkomunikasikan nilai kebaikan dan menyampaikan pesan bahwa Indonesia beragam dan akan tetap bersatu.

Melalui lokasi set, Wringinputih dan Candi Borobudur, dapat meningkatkan keingintahuan masyarakat atas keindahan alam Indonesia dan pada akhirnya dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut. Untuk itu, Pertamina turut mendukung promo lokasi wisata di Balkondes yang salah satu desa nya adalah desa binaan Pertamina di Wringin Putih.

Kuambil Lagi Hatiku akan mulai proses produksi pada September 2018 dan ditargetkan tayang pada Februari 2019 di jaringan Cineplex dan CGV Cinemas di Indonesia.

“Selain menyiapkan Wringinputih, Pertamina juga menjadi Sponsor Platinum guna mendukung film ini. Kami berharap, peran Pertamina ini bisa menjadi eksposure yang positif bagi penikmat film di Tanah Air,” ujar Adiatma.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

13 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

24 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

24 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu