Anggota Fraksi Hanura DPRD Jakarta Mohammad Guntur (Foto: Asep Saepuddin/Monitor)
MONITOR, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sepertinya harus berpikir ulang untuk mengusulkan nama Mardani Ali Sera untuk jadi Wakil Gubernur DKI Jakarta menggantikan Sandiaga Uno. Pasalnya DPRD dipastikan akan menolak jika PKS tetap ngotot mengusulkan pentolan #2019GantiPresiden itu.
“Saya kasih bocoran kalau kami di dewan dipastikan akan menolak kalau nama Mardani Ali Sera dipaksakan PKS untuk duduk menggatikan Sandiaga Uno sebagai wagub,”ujar Anggota Fraksi Hanura DPRD Jakarta Mohammad Guntur kepada MONITOR, Senin (27/8).
Guntur pun membocorkan alasan dirinya dan rekan-rekannya di dewan menolak Mardani Ali Sera. Menurut Guntur, para politisi Kebon Sirih melihat kalau Mardani adalah sosok politikus yang kasar dan cendrung jadi provokator.
“#GantiPresiden 2019 menjadi contoh konkret kalau Mardani adalah sosok politisi yang beraliran provokator. Dan ini jelas tidak bisa disandingkan dengan Anies Baswedan,”terangnya.
Lantas sosok seperti apa yang diharapkan para wakil rakyat Jakarta untuk menjadi wagub?
“Dari pembicaraan kami sesama anggota dewan, kami lebih suka pengganti Sandiaga Uno adalah sosok yang paham akan dunia birokrasi dan tentunya punya karakter yang bersih dan menyejukan,”jawab Guntur.
Untuk PKS, sambung Guntur, nama Ahmad Syaikhu mantan Wakil Bupati Kabupaten Bekasi dan Mantan Anggota DPRD Nurmansjah Lubis yang paling pantas untuk disodorkan PKS menggantikan Sandiaga Uno.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…
MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…
MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…