Categories: BUMNEKONOMI

Kementerian BUMN Kirim 33 Ton Material Bangunan ke Lombok

MONITOR, Jakarta – Kementerian BUMN bersinergi membangun kembali Lombok pasca bencana Gempa. Pada tahap awal, BUMN mengirimkan lebih dari 30 ton baja lapis seng untuk proses rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan masyarakat yang terdampak gempa.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN, Fajar Harry Sampurno mengatakan, pengiriman material baja lapis seng tersebut menggunakan pesawat bantuan dari Perancis, yaitu Airbus A400, yang diberangkatkan dari lapangan udara Halim Perdana Kusuma.

“Pengiriman material ini juga dimaksudkan untuk menekan lonjakan harga serta kelangkaan bahan bangunan di daerah bencana Lombok,” kata Fajar Harry Sampurno, Minggu (26/8).

Ia merinci, bantuan material bahan bangunan ini diberikan oleh PT Krakatau Steel Tbk sebanyak 20 ton dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) sebanyak 13 ton.

Pengiriman material dari PPI sendiri akan dilakukan melalui kerjasama dengan TNI Angkatan Udara.

“Secara teknis, spesifikasi bantuan material yang dikirimkan adalah jenis CRC dengan spesifikasi BjDC 1R dengan ketebalan 0,2 mm dan 0,25 mm serta lebar 914 mm,” sambungnya

Baja tersebut kemudian dilapisi dengan galvalum (alumunium, zinc) dan galvanis (zinc) dengan ukuran panjang akhir masing-masing 1829 mm dan 3000 mm. Sebagai acuan dasar, jika lembaran baja dengan panjang 3 meter sebanyak 7500 lembar, dapat digunakan untuk mengatapi sekitar 450 rumah tipe 45 atau 700 rumah tipe 21.

Koordinator Tanggap Bencana BUMN Rohan Hafas menambahkan, pihaknya saat ini terus mendata kebutuhan untuk proses rwhabilitasi dan rekonstruksi.

“Untuk membangun kembali Lombok pasca Gempa, dibutuhkan sinergi seluruh pihak, termasuk badan usaha milik negara. Karena itu, kami terus berkoordinasi dan mendata wilayah2 yang terdampak gempa,” ujar Rohan.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

16 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

2 hari yang lalu