HUMANIORA

Prof. Rokhmin Dahuri Tantang Kader HMI Tingkatkan Daya Saing

MONITOR, Jambi – Guru Besar Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan IPB, Prof. Rokhmin Dahuri mengajak dan mengingatkan para kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) akan pentingnya meningkatkan daya saing bangsa untuk dapat memenangkan persaingan global di era revolusi industri 4.0, salah satunya dengan pengusaan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK).

“Kapasitas IPTEK kita bangsa Indonesia pun hingga kini baru berada di kelas-3, dimana lebih dari 75% kebutuhan teknologinya berasal dari impor. Padahal, suatu bangsa bisa dinobatkan sebagai bangsa maju, bila kapasitas IPTEK nya mencapai kelas-1 atau lebih dari 75% kebutuhan IPTEK nya merupakan hasil karya bangsa sendiri,” ujarnya saat menjadi narasumber pada acara Pelantikan Pengurus HMI Cabang Jambi di Rumah Dinas Walikota Jambi, Sabtu (25/8/2018).

Selain penguasaan IPTEK, Duta Besar Kehormatan Jeju Island Korea itu juga menekankan pentingnya kapasitas SDM kader dalam memiliki jiwa enterpeuneur atau kewirausahaan. Prof. Rokhmin mengajak kader HMI Jambi untuk menjadi pengusaha muslim yang berkontribusi untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat Jambi.

“Demi kemajuan bangsa, harusnya generasi muda khususnya HMI jangan hanya jadi PNS saja melainkan berlomba-lomba untuk menjadi enterpreuner,” harapnya.

Menurut Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan era Kabinet Gotong Royong tersebut, untuk menantang kader HMI untuk melakukan aktualisasi kaderisasi yang mengedepankan pada kemampuan dan kapasitas SDM dengan penguasaan teknologi informasi dengan tidak melupakan integritas keislaman dan keindonesiaan.

Prof. Rokhmin mengaku HMI memiliki peran dan posisi strategis dalam mengantar dan membawa Indonesia menjadi negara yang maju, makmur, dan sejahtera. Hal tersebut menurut wakil ketua dewan pembina ICMI pusat itu telah terbukti dengan banyaknya kader HMI menduduki jabatan penting di negeri ini.

“Kunci menuju Indonesia maju, makmur, dan sejahtera adalah bila didukung oleh SDM (Sumber Daya Manusia) yang memiliki kompetensi teknologi dan non-teknologi yang mumpuni, jiwa entrepreneurship, etos kerja unggul, dan akhlak mulia,” tandasnya.

Recent Posts

Drainase Buruk, 100 Rumah di Rangkasbitung Lebak Terendam Banjir

MONITOR, Jakarta - Infrastruktur drainase di jantung Ibu Kota Kabupaten Lebak kembali menunjukkan rapor merah.…

16 menit yang lalu

Wamenhaj Dahnil: Petugas Jangan Nebeng Haji, Utamakan Jemaah atau Pulang!

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan peringatan…

1 jam yang lalu

Apresiasi Diklat PPIH 2026, DPR Ingatkan Melayani Jemaah Tugas Utama

MONITOR, Jakarta - Komisi VIII DPR RI memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan…

3 jam yang lalu

UIN Siber Cirebon Tembus 23 Besar PTKIN Terbaik Versi Webometrics 2026

MONITOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Siber Syekh Nurjati Cirebon masuk dalam 23 besar…

4 jam yang lalu

PELNI Catat Angkutan Peti Kemas Tumbuh Menjadi 13.142 TEUs Sepanjang 2025

MONITOR, Jakarta - PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) membukukan kinerja positif dalam penugasan angkutan barang sepanjang…

7 jam yang lalu

UIN Sumatra Utara Raih Peringkat 1 Nasional Kinerja Riset Versi SINTA

MONITOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara mencatatkan prestasi akademik tingkat nasional setelah…

9 jam yang lalu