EKONOMI

Kepanikan Mulai Reda, IHSG Jatuh Tak Terlalu Dalam

MONITOR, Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (15/8), dibuka kembali melanjutkan pelemahan sebesar 10,52 poin seiring masih khawatirnya investor terhadap sentimen eksternal.

IHSG dibuka melemah 10,52 poin atau 0,18 persen menjadi 5.850,71, sedangkan indeks LQ45 bergerak turun 2,61 poin atau 0,28 persen menjadi 920,61.

Analis Senior CSA Research Institue Reza Priyambada mengatakan bahwa investor masih bereaksi negatif terhadap gejolak ekonomi Turki sehingga meredam selera investasi untuk pasar negara berkembang.

“Sebagian investor masih khawatir situasi di Turki dapat berdampak pada ‘emerging market’ di dunia termasuk Indonesia,” katanya

Kendati demikian, menurut dia, komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional akan meredam kekhawatiran investor dan kembali masuk ke pasar saham domestik. Apalagi, harga saham saat ini relatif rendah sehingga potensi untuk diakumulasi.

“Terbuka momentum bagi investor untuk mengakumulasi saham yang telah tertekan. Dengan kondisi ekonomi nasional yang tumbuh maka terbuka peluang bagi saham untuk kembali naik,” katanya.

Sementara itu, Kepala Riset Valbury Sekuritas, Alfiansyah, mengatakan tekanan global yang menjadi sentimen negatif diperkirakan mulai mereda pada perdagangan sehingga pelemahan IHSG tidak terlalu dalam.

“Kepanikan investor mulai surut dan dapat memberikan peluang bagi indeks di kawasan Asia, termasuk IHSG untuk bergerak ke area positif,” katanya.

Untuk bursa regional, di antaranya indeks Nikkei naik 278,29 poin (1,27 persen) ke 22.135,63, indeks Hang Seng melemah 124,47 poin (0,45 persen) ke 27.812,10, dan indeks Strait Times melemah 5,60 poin (0,17 persen) ke posisi 3.239,74.

Recent Posts

Pembangunan Masjid PPG, Dekan FITK UIN Jakarta tegaskan Visi Besar Ekosistem Akademik dan Spiritual Kampus

MONITOR, Ciputat - Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta terus menunjukkan…

8 jam yang lalu

Komisi Bidang Anak DPR Desak Evaluasi Total Daycare: Jangan Tutup Mata pada Sistem yang Gagal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq mengecam keras kasus kekerasan…

12 jam yang lalu

Komisi IV DPR Tegur Bulog yang Belum Tuntaskan Realisasi Bantuan Pangan Februari-Maret

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyayangkan ketidakmampuan Bulog…

12 jam yang lalu

Ketua DPR Berduka untuk Korban Kecelakaan KRL, Minta Keamanan Jalur Kereta Ditingkatkan

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa kepada korban insiden kecelakaan kereta…

12 jam yang lalu

Didorong LPDB, Koperasi Tanaoba Lais Manekat Jadi Kakak Asuh Koperasi Desa di Indonesia Timur

MONITOR, Jakarta - Transformasi koperasi di Indonesia Timur terus bergulir. Tidak sekadar entitas bisnis, koperasi…

12 jam yang lalu

RPB Minahasa Selatan Ekspor Perdana Olahan Sabut Kelapa ke China

MONITOR, Minahasa Selatan – Produk olahan sabut kelapa dari Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, berhasil…

13 jam yang lalu