BUMN

Begini Cara Pertamina Dukung UMKM di Solo

MONITOR, Solo – Menjawab keluhan para pelaku usaha mikro kecil dan menengah tentang sulitnya menjangkau akses pinjaman modal perbankan. PT Pertamina MOR IV wilayah Jawa Tengah dan DIY memberikan solusi melalui Program Kemitraan yang ditujukan bagi UMKM.

Unit Manager CSR & Communication, Andar Titi Lestari mengatakan bahwa Program Kemitraan dari Pertamina dapat menjadi sumber pembiayaan UMKM yang belum masuk kategori bankable.

“Kami tidak hanya sekedar memberikan pinjaman modal tapi juga membina dan mengembangkan UMKM tersebut melalui pelatihan dan pemasaran di pameran skala regional hingga Internasional,” jelasnya saat menghadiri acara Gebyar UKM 2018 di Gedung Graha Solo Raya, Selasa (14/8).

Program Kemitraan adalah pemberian pinjaman modal dengan jasa pinjaman 3 persen pertahun dengan perhitungan saldo menurun. Dana yang disalurkan adalah dana bergulir yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil di delapan sektor usaha yaitu sektor industri, perdagangan, pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan usaha jasa.

Namun, terdapat beberapa syarat bagi para pelaku usaha UMKM untuk bisa menerima program PKBL Pertamina.

“Badan Usaha atau Perseorangan memiliki aset bersih maksimal Rp 1 miliar, tidak termasuk tanah dan bangunan, omzet usaha tidak lebih dari Rp 2,5 miliar dan kegiatan usahanya sudah berjalan setidaknya selama setahun dan berdiri sendiri.” Jelas Andar

Sebagai informasi, di tahun 2018 Pertamina memiliki mitra binaan aktif sebanyak 713 UMKM di wilayah Jawa Tengah dan DIY, dengan total penyaluran dana modal usaha sebesar Rp 33 miliar.

“Melihat potensi pertumbuhan UMKM yang terus meningkat, kami berharap jumlah UMKM di Jateng dan DIY yang mendapatkan manfaat dari program kemitraan Pertamina ini terus bertambah,” tutup Andar.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

19 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

2 hari yang lalu