POLITIK

KPU Dinilai Tak Siap Gunakan Sistem Teknologi

MONITOR, Jakarta – Koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeirry Sumampow menilai, sistem teknologi yang dipakai oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak efektif. Menurutnya, KPU tidak mempersiapkan hal itu secara matang dan terperinci.

“Semua teknologi IT kalau untuk mempermudah proses, bermasalah semua, tidak ada yang beres,” kata Jeirry usai diskusi bertajuk ”Carut Marut Pendaftaran Caleg” di Kantor Bawaslu, Kawanan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (3/8/18).

Dia mengungkapkan, sistem teknologi yang dimaksud Jeirry ialah Sistem Daftar Pemilih (Sidalih),  Sistem Informasi Pencalonan (Silon), Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) dan Sistem Penghitungan (Situ).

Menurutnya, pihak penyelenggara pemilu perlu mengevaluasi terkait keberadaan pemakaian sistem teknologi tersebut. Jika KPU tidak mampu mengantisipasinya, lebih baik dikembalikan ke sistem manual.

“Kalau terus seperti ini terus mending kita hentikan sekarang juga, pakai manual aja deh, buang-buang uang,” tegasnya.

Tak sampai disitu, Jeirry juga sangat menyayangkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) belum ada sikap terkait sistem yang digunakan KPU tersebut.

Ia menegaskan, bahwa sebenarnya pihak bawaslu memiliki kewenangan untuk memproses dan mengadili setiap laporan dari partai politik maupun masyarakat soal keluhan sistem teknologi tersebut,

“Ini kita belum dengar suara Bawaslu. Dalam konteks ini, Bawaslu berwenang. Kalau ini bermasalah harusnya bisa diproses. Jadi kewenangan Bawaslu untuk mengadili atau menerima laporan dari parpol,” tandasnya.

Recent Posts

IPW Adukan Dugaan Intimidasi dan Pembubaran Ibadah Jemaat GKPI ke Bareskrim

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) melalui Tim Advokasi dan Bantuan Hukumnya mengadukan dugaan…

8 jam yang lalu

STAI Syekh Manshur Dorong Transformasi Pendidikan Islam Menuju Ekosistem Pendidikan Berdampak

MONITOR, Pandeglang - Pendidikan Islam dinilai perlu bergeser dari paradigma pembelajaran yang sekadar berorientasi pada…

9 jam yang lalu

Prof. Ahmad Tholabi Kharlie: Amandemen Konstitusi Harus Menjadi Langkah Terakhir dalam Menata Desentralisasi

MONITOR, Tangsel - Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, S.H.,…

12 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Opsi Maskapai Alternatif untuk Tekan BPIH 2027

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI membuka opsi penggunaan maskapai alternatif dalam…

15 jam yang lalu

Rekor Pendaftar Terbanyak: 3.420 Abstrak Bersaing Ketat di AICIS+ 2026, 384 Naskah Lolos Seleksi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Direktorat…

18 jam yang lalu

Kemnaker Minta Peserta MagangHub Batch 2 Tertib Administrasi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) meminta peserta MagangHub Batch 2 Angkatan II tertib memenuhi…

19 jam yang lalu