Ketua harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Waketum Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus menjajaki komunikasi terkait wacana menduetkan Ketum Prabowo dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Meski diakuinya, hal itu masih belum pasti.
“Ya kalau itu belum kita putuskan, tapi kan Pak Prabowo sudah berkali-kali sebut ada beberapa nama termasuk nama yang bersangkutan (Anies Baswedan),” kata Dasco di Jakarta, Sabtu (21/7).
Dengan begitu, Dasco memastikan bahwa pembicaraan terkait nama pendamping untuk sang mantan komandan jendral kopasus itu masih membuka peluang terhadap calon-calon yang sudah masuk radar Prabowo. Sehingga nantinya akan diputuskan.
“Saya pastikan sampai hari ini belum ada satu nama yang ditentukan untuk mendampingi Pak Prabowo, semua masih terbuka peluangnya dengan hitungan-hitungan yang pas,” ungkapnya.
Namun, soal wacana untuk menduetkan nama Prabowo-Anies dalam pertarungan Pilpres nanti, sempat dijawab oleh Anies dengan bersikap menjawab malu-malu untuk tidak ingin maju dalam kontestasi pencapresan. Sebab dia tengah mengurusi Jakarta.
“Itu kan hak politik dari pada yang bersangkutan, Pak Gubernur sudah mengatakan itu, tetapi kan juga politik ini dinamis, sampai sekarang ada beberapa nama, dan termasuk yang bersangkutan,” tandas Ketua MKD DPR RI ini.
MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil di kisaran lima persen dinilai belum mencerminkan…
MONITOR, Jakarta - Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang konsisten berada di kisaran lima persen dalam beberapa…
MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan hingga 4 Mei 2026, sebanyak sembilan dari…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan dengan…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekankan pentingnya perlindungan terhadap anak dari tindak…
MONITOR, Bekasi—Ahli waris korban kecelakaan kereta api menerima santunan jaminan sosial sebesar Rp435.624.820 setelah korban…