MOTOGP

Vinales Ungkap Penyebab Yamaha Sulit Kejar Marquez

MONITOR, Sachsenring – Duo rider Movistar Yamaha Valentino Rossi dan Maverick Vinales berhasil naik podium saat balapan di Sirkuit Sachsenring, Jerman. Kendati hanya podium kedua dan ketiga, namun capaian tim Movistar Yamaha tersebut terbilang luar biasa.

Mengingat pada balapan sebelumnya, teruatama Vinales kesulitan bersaing di barisan depan. Maklum, menurut Vinales kuda besi YZR-M1 masih belum sempurna. Sebab itu, Vinales dan Rossi kesulitan mengejar rider Repsol Honda, Marc Marquez yang pertama menyentuh garis finis.

Lebih lanjut pembalap Spanyol tersebut membeberkan masalah kuda besi yang ditungganginya. Katanya, masalah bersumber dari penyaluran power mesin yang tidak proporsional. Tenaga mesin yang diterima ban belakang terlalu besar.

Alhasil spin selalu terjadi saat tuas gas dibuka setelah keluar tikungan. “Power mesin kami besar. Tapi penyalurannya terlalu brutal,” ungkapnya.

Untuk saat ini, perbaikan sistem elektronik menjadi solusi penting. Tapi sebelum solusi tersebut ditemukan,Vinales mengaku harus mengubah gaya balapnya untuk menyesuaikan dengan polah motor. “Mungkin aku juga harus menambah berat badan,” kata Vinales.

Bobot tubuh, lanjutnya, diperlukan untuk mendapatkan cengkeraman ban belakang lebih kuat di awal balapan. Vinales menyebut, cengkeraman ban justru terasa lebih kuat setelah balapan memasuki paro kedua. Padahal di saat masih baru semestinya grip ban lebih kuat.

Recent Posts

Menag Usul Tambah Kuota Beasiswa Kemenag di Rapat Dewan Penyantun LPDP

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama menyampaikan tiga usulan dalam Rapat Dewan Penyantun Lembaga Pengelola Dana…

19 menit yang lalu

Nyaris Sempurna, Layanan Kementerian Pertanian Kembali Dipuji KemenPAN RB

MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian kembali menorehkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dalam Penilaian…

2 jam yang lalu

Kemenag Perkuat Zakat Jadi Sistem Perlindungan Sosial Penyintas Bencana Sumatra

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama memperkuat peran zakat sebagai instrumen perlindungan sosial keagamaan dalam penanganan…

2 jam yang lalu

Bedah Aturan Baru KUHAP, Akademisi Sulteng soroti Ancaman Demokrasi

MONITOR, Palu - Diskusi bertajuk Ngaji Regulasi digelar pada Rabu malam (07/01/2025) di Jalan Diponegoro,…

3 jam yang lalu

Ngaji Budaya Palu; Budaya, Peradaban dan Perubahan Generasi

MONITOR, Palu – Diskusi Ngaji Budaya yang digelar pada Sabtu malam (10/01/2026) di Jalan Diponegoro,…

4 jam yang lalu

Wajah Indonesia di Arab Saudi, Petugas Haji 2026 Diminta Jaga Integritas

MONITOR, Jakarta - Setiap petugas haji bukan sekadar pelayan jemaah, melainkan representasi resmi negara di…

4 jam yang lalu