Presiden saat memberikan kuliah umum pada Angkatan ke-2 Pendidikan Bela Negara Partai Nasdem, di Gedung ABN Nasdem Pancoran, Jakarta, Senin (16/7). (Foto: setkab.go.id)
MONITOR, Jakarta – Teka-teki siapa sosok calon wakil presiden (Cawapres) Jokowi mulai terkuak. Ya, Jokowi secara terang-terangan meng-iya-kan empat nama yang berpotensi dipilihnya sebagai cawapres pada Pilares 2019 mendatang. Siapa saja mereka?
Keempat nama yang berpotensi kuat dan diakui Jokowi ‘masuk kantong’ kandidat cawapres itu adalah : Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Gubernur NTB TGB Zainul Majdi, dan Mantan Ketua MK Mahfud MD.
“Masuklah, masuklah,” kata Jokowi menjawab pertanyaan apakah TGB Zainul Majdi masuk calon wakil presiden di kantongnya di sela-sela kuliah umum kelas 2 Akademi Negara partai Nasdem di Pancoran, Jakarta Selatan, Senin (16/7/2018).
Jawaban yang sama juga diberikan Jokowi saat ditanya peluang nama lainnya seperti Airlangga Hartarto dan Mahfud MD.
“Ya masuk, masuk,” tambahnya.
Namun, saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait nama-nama itu, Jokowi justru berseloroh dan bercanda dengan mengatakan bahwa dirinya memiliki banyak kantong.
“Tapi itu harus dimengerti, ya, sakuku bukan hanya satu, kantong luar ada di sana, kantong di sana, kantong-kantong sakunya benar dan kiri, dan masih ada kantong yang di belakanga juga,” Pungkasnya sambil tersenyum.
MONITOR - Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah menjadi ruang refleksi penting bagi…
MONITOR, Jakarta - Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, memimpin langsung pelaksanaan layanan pemeriksaan…
MONITOR, Tulungagung - Era baru dunia pendidikan Islam di Indonesia resmi dimulai. Kementerian Agama (Kemenag)…
MONITOR - Kebijakan publik, termasuk di sektor pangan, harus dilandasi oleh integritas dan akhlak kepemimpinan.…
MONITOR, Jakarta - Ekoteologi yang dikampanyekan Kementerian Agama sebagai upaya membangkitkan semangat keagamaan dalam menjaga…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa…