Wakil Ketua Umum PPP, Arsul Sani. Foto: Ist
MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy dikabarkan telah menjalin komunikasi dengan Presiden Joko Widodo untuk membahas nama cawapres pendamping Jokowi di Pilpres 2019. Hasilnya, lima dari sepuluh nama kandidat sudah dikantongi Jokowi saat keduanya bertemu di Istana Bogor, Selasa (10/7) lalu sekitar pukul 22.00 WIB.
Sekjen PPP Arsul Sani menegaskan, kedatangan Romahurmuziy atau Romy tak lain karena Jokowi meminta pandangan darinya terkait sederet nama yang beredar.
“Dalam pertemuan terakhir Pak Jokowi dengan Pak Romi di Istana Bogor dua malam lalu, Pak Jokowi menyampaikan bahwa nama-nama tersebut punya peluang yang sama,” kata Arsul saat dikonfirmasi, Jumat (13/7).
Lebih jauh ia mengungkapkan, Jokowi tampak cenderung memilih kandidat dari latar belakang religius. Hal tersebut, dikatakan Arsul, jika membaca gestur Jokowi.
“Namun dalam pembicaraan tersebut kelihatan bahwa Pak Jokowi welcome dengan sosok yang dianggap sebagai representasi dari kalangan agamis atau religius,” ujarnya.
Meski begitu, ia tidak begitu saja menyebut kalau Ketua Umum PPP Romahurmuzy akan jadi pilihan Jokowi karena dikenal berlatarbelakang kalangan santri. Sebab, masih ada sederet nama lain yang dianggapnya juga dikenal baik dan Agamais.
“Kami tidak ingin ke-geer-an bahwa gestur Pak Jokowi ke Ketum PPP, karena disitu kan ada nama seperti Ma’ruf Amin, juga Prof. Mahfud MD. Bagi PPP ya finalnya diserahkan kepada Pak Jokowi dan Ketum partai,” ungkapnya.
“Tapi ingat juga loh bahwa mengerucutnya 5 nama itu tidak berarti bahwa yang diluar itu sudah tertutup sama sekali peluangnya ya,” tambah Anggota Komisi III DPR RI ini.
Lebih dari itu, Asrul menjelaskan bahwa soal nama kandidat yang akan dipilih Jokowi nanti masih menjadi pertanyaan besar. Menurutnya, bisa jadi diluar koalisi juga akan menjadi pilihan mantan Walikota Solo itu.
“Pada akhirnya dinamika politik diluar koalisi terkait dengan pilpres ini juga bisa mempengaruhi siapa yang pada akhirnya jadi cawapres Jokowi,” tutupnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…
MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…
MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…