Uncategorized

Viral, Seorang Guru Dipecat Gara-gara Beda Pilihan di Pilkada Jabar dan Bekasi

MONITOR, Bekasi – Seorang Guru Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Bekasi dipecat hanya karena beda pilihan di Pilkada Jawa Barat dan Kota Bekasi. Ironisnya, Robiah, nama sang guru tersebut dipecat via WhatsApp Grup (WAG) yayasan yang menaungi lembaga pendidikan SDIT MAZA itu.

Awal pemecatan terhadap Robiah yang diketahui mendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum serta pasangan Walikota dan Wakil Walikota Bekasi Rahmat Effendi dan Tri Adhianto diketahui unggul versi hitung cepat atau Quick Count sejumlah lembaga survei.

Pemecatan secara sepihak itu akhirnya menjadi viral di media sosial (Medsos) Facebook, usai sang suami memposting kronologi pemecatan lengkap dengan screenshot percakapan WAG.

Berikut postingannya yang diunggah di akun facebook atas nama Andrianto Putra Valora :

Assalamualaikum warahmatullahi Wabarokatuh

Pilkada Gubernur Jabar dan Walokota Bekasi telah usai.

Kami ucapkan selamat kepada Bapak Ridwan Kamil dan Bapak Uu, sebagai pemenang dalam Pilgub Jabar. Dan kami juga ucapkan selamat kepada Bang Pepen dan Mas Tri sebagai pemenang di pilkada Kota Bekasi.

Pilkada hari kemaren, adalah hari yg tidak akan pernah saya lupakan dalam HIDUP, dan saya nyatakan Alhamdulillah tidak salah pilih berada pada poros RINDU dan Pepen+Tri. Kenapa tidak bisa saya lupakan, karena perbedaan pilihan membuat ISTRI saya dipecat secara tidak hormat di SDIT DARUL MAZA Bekasi hanya dengan cara diberhentikan lewat WA GROUP karena ikut memilih Ridwan Kamil dan UU untuk Jabar 1 beserta Pepen Tri untuk Kota Bekasi yang menurut mereka bersebrangan dengan pilihan mereka, atau visi misi Yayasan Darun najaat Maza.

Sungguh sebuah penghinaan bagi kami, seorang Guru SDIT diberhentikan karena masalah Beda Pilihan dalam PILKADA, miris, dunia Pendidikan dicampurtangankan oleh kepentingan POLITIK oleh oknum yg tidak bertanggungjawab.

Ya Allah…. Semoga ini jalan terbaik bagi kami, terbebas dari orang2 dzolim.

Wassalamu’alaikum

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=1976944168985178&id=100000088411660

Tak ayal, postingan tersebut menjadi viral dan perbincangan masyarakat luas. Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi dari pihak sekolah.

Recent Posts

Menag Raih Penghargaan Bali Top Hospitality Leader in Religious Tourism Development

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat penghargaan di bidang pengembangan pariwisata keagamaan. Menag…

2 jam yang lalu

Menhaj: Tantangan Haji 2027 Lebih Berat, Kemenhaj Tak Boleh Berpuas Diri

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan jajaran Kementerian Haji…

4 jam yang lalu

Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR

MONITOR, Jakarta — Pemerintah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan…

4 jam yang lalu

Sambut 1 Dekade Hari Santri, Stafsus Menag: Momentum Tampilkan SDM Santri Unggul

MONITOR, Jakarta - Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu ingin momentum satu dekade peringatan Hari…

4 jam yang lalu

Hari Khidmat, Menhaj: Melayani Jemaah Bukan Sekadar Pekerjaan, tetapi Amanah

MONITOR, Jakarta — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan seluruh jajaran Kementerian…

5 jam yang lalu

Satgas Kahurtla TNI Gelar Sholat Istisqo dan Sosialisasi di Melawi

MONITOR, Melawi - Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Sholat Istisqo sekaligus sosialisasi penanggulangan kebakaran…

1 hari yang lalu