Rizal Ramli bersama Ketua MPR Zulkifli Hasan dan politikus Haji Lulung saat lepas pulang warga Saniangbaka di TMII (dok: Twitter)
MONITOR, Jakarta – Ekonom senior Rizal Ramli menegaskan Indonesia harus memiliki independensi politik dari tekanan negara adidaya lain. Hal itu diungkapkannya ihwal apabila dia terpilih menjadi Presiden RI 2019.
“Jadi nanti tahun 2019, jika saya terpilih sebagai presiden, kita akan kembalikan agar politik luar negeri betul-betul independen dan pro aktif memperjuangkan perdamaian di Asia,” ujar Rizal Ramli saat menghadiri pelepasan pulang basamo Ikatan Warga Saniangbaka (IWS) di halaman Masjid At Tien, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta, Minggu (17/6).
Mantan Menko Kemaritiman ini juga dengan tegas mengatakan, Indonesia jangan menjadi antek-antek negara adidaya, sebab Indonesia dikatakannya sebagai negara besar yang punya kedaulatan.
“Kita tidak boleh menjadi antek Amerika juga tidak boleh menjadi antek Beijing,” tegas Rizal.
“Kita negara yang berdaulat dan independen, politik luar negerinya juga tidak boleh pro Beijing,” sambungnya lagi.
Diketahui, dalam acara pelepasan pulang Basamo IWS, hadir sejumlah tokoh seperti Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Wakil Ketua DPRD DKI Abraham Lunggana alias Haji Lulung dan Wakil Ketua DPR Fadli Zon.
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…
MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…
MONITOR, Jakarta – Momentum libur panjang Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) mendorong peningkatan signifikan volume…
MONITOR - Pakar kelautan sekaligus tokoh nasional, Prof Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa pangan bukan sekadar…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung pelayaran muhibah KRI Bima…
MONITOR, Jakarta – Aksi kemanusiaan berskala nasional yang digelar Wanita TNI bersama Dharma Pertiwi berhasil mencetak…