NASIONAL

Sodik Mudjahid Beberkan Fakta Nuruzzaman saat Jabat Wasekjen Gerindra

MONITOR, Jakarta – Ketua DPP Gerindra Sodik Mudjahid membeberkan ikhwal sosok kadernya yang keluar, Mohammad Nuruzzaman, selama berkiprah di Gerindra. Menurut Sodik, Nuruzzaman adalah seorang Wasekjen yang tidak terlalu fungsional.

“Ya dia formal sebagai Wasekjen. Ada 10 Wasekjen, dia satu diantaranya. Dia tidak terlalu fungsional, Wasekjen yang tidak terlalu fungsional. Tapi bukan hanya melakukan indisipliner, tapi fitnah,” kata Sodik saat dihubungi oleh MONITOR, Kamis (14/6).

Ia kemudian mengungkapkan, pengakuan Nuruzzaman sebagai Wasekjen yang kerap kali tak diundang dalam rapat internal partai cukup aneh. Pasalnya, dikatakan oleh Sodik, seharusnya Nuruzzaman menjadi bagian dari tim pengatur waktu rapat.

“Tapi dia ngaku sering tidak diundang rapat dengan ketum dan pimpinan lain, anehkan? Harusnya dia tim yang ngatur rapat,” ungkapnya.

Sodik melanjutkan, kinerja dan kontribusi Nuruzzaman saat berada di Gerindra sangat tidak sebanding dengan fitnah yang disebarkannya sebagai alasan kemundurannya.

“Kinerja dan konstribusinya selama ini sangat amat tidak sebanding dengan mudharat (keburukan) berupa fitnah yang coba dia tampilkan sebagai alasan pengundurannya,” tutup Sodik.

Seperti diketahui, pengunduran diri Nuruzzaman dari Gerindra diumumkan melalui media sosial Twitter pada Selasa (12/6) kemarin. Penguduran diri tersebut tertulis dalam sebuah surat yang dilayangkan kepada kepada Ketum Gerindra Prabowo Subianto.

Diketahui, Nuruzzaman mengaku mengundurkan diri karena cuitan Waketum Gerindra Fadli Zon. Nuruzzaman, yang berlatar belakang santri, merasa Fadli telah menghina Katib Aam (Sekjen) PBNU Yahya Cholil Staquf terkait kunjungan ke Israel.

Recent Posts

KemenUMKM Perkuat Ekosistem Digital dan Kemitraan untuk Perluas Akses Pasar

MONITOR, Denpasar — Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menegaskan pentingnya penguatan ekosistem digital…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Perkuat Layanan Jemaah di Jamarat pada Fase Mina

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah memastikan layanan jemaah haji Indonesia pada fase Mina, khususnya…

2 jam yang lalu

Bantuan Sapi Kurban Presiden Dinilai Lebih Tepat Diposisikan sebagai Program Sosial Negara

MONITOR, Jakarta — Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof. Dr. Ahmad Tholabi Kharlie, menilai bantuan…

16 jam yang lalu

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Hadir di Berbagai Daerah untuk Perluas Akses Kompetensi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan melaksanakan Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 Batch 2 di…

17 jam yang lalu

Kementan-BUMN Tegaskan Hilirisasi Ayam di Bone untuk Peternak Rakyat

MONITOR, Makassar - Kementerian Pertanian (Kementan) bersama BUMN pangan mempertegas komitmen pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi di…

19 jam yang lalu

Pelayanan Haji 2026 Dinilai Melompat Jauh, Amirul Hajj Apresiasi Kinerja Kemenhaj

MONITOR, Mina — Anggota Amirul Hajj 1447 H/2026 M, H.R. Muhammad Syafi’i, menilai penyelenggaraan ibadah…

1 hari yang lalu