PILIHAN EDITOR

Lebaran 2018, Jasa Marga Tuntas Berangkatkan 2.100 Pemudik

MONITOR, Pangkalan Bun – Dalam rangka menyambut hari raya Idul Fitri 1439 H (Lebaran 2018) serta melancarkan pelaksanaan arus mudik dan balik, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. beserta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar Program Mudik Bareng Guyub Rukun 2018.

Setelah sebelumnya memberangkatkan 1.250 orang pemudik menggunakan bus, kini Jasa Marga memberangkatkan 850 orang pemudik dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, menuju Pulau Jawa, Senin, (11/6).

Dengan ini, Jasa Marga telah memberangkatkan total 2.100 pemudik dari lima wilayah keberangkatan, yakni Jakarta, Medan, Manado, dan Balikpapan menggunakan bus, serta Pangkalan Bun menggunakan kapal laut.

Dalam pelaksanaan Mudik Bareng Guyub Rukun 2018 kali ini, Jasa Marga bersinergi dengan PT Pelni dan PT Pelindo untuk menyeberangkan pemudik menggunakan Kapal Binaiya yang berkapasitas 1.600 orang dari Pelabuhan Kumai, Pangkalan Bun, menuju Semarang, Jawa Tengah.

Corporate Secretary Jasa Marga Agus Setiawan mengatakan bahwa tujuan diadakannya mudik bareng ini sebagai bentuk implementasi BUMN hadir untuk negeri dan dukungan kepada masyarakat dalam melaksanakan mudik. Selain itu, menurut Agus, mudik bareng ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat di luar bisnis inti masing-masin para BUMN yang terlibat.

Agus menyontohkan Jasa Marga, meskipun bergerak di bidang jalan tol, namun dengan mudik bareng ini bisa juga memberikan pelayanan kepada masyarakat di luar bidang jalan tol.

“Kita (Jasa Marga) bersama-sama dengan BUMN lainnya ingin mendukung masyarakat dalam melaksanakan mudik secara nyaman dan aman. Mudik gratis ini jauh lebih nyaman dan aman. Dengan melaksanakan mudik bareng ini, para BUMN bisa memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat di samping pelayanan di bisnis kita masing-masing,” ujar Agus saat prosesi pelepasan pemudik yang menggunakan moda angkutan laut di Pangkalan Bun.

Peserta mudik yang diberangkatkan dari Pangkalan Bun terdiri dari masyarakat umum yang sudah diregistrasi sebelumnya. Untuk kenyamanan para pemudik, Jasa Marga memastikan kelengkapan sarana dan prasarana yang didapatkan oleh para pemudik, terlebih kesiapan dari Kapal Binaiya.

Melihat antusiasme para pemudik, Agus berharap tahun depan pelaksanaan mudik bareng yang difasilitasi oleh Jasa Marga yang menggunakan angkutan laut bisa dilaksanakan dengan lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan acara mudik ini bisa berjalan dengan lancar, dan para pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat. Semoga tahun depan pelaksanaan mudik gratis bisa kembali dilaksanakan di sini dengan jumlah pemudik yang lebih banyak,” ujarnya.

Kegiatan Mudik Bareng Guyub Rukun 2018 ini merupakan program rutin yang dilakukan oleh Jasa Marga setiap tahun menjelang lebaran. Tahun 2017 lalu, Jasa Marga berkontribusi dalam kegiatan Mudik Bareng BUMN untuk memberangkatkan 10 bus dengan total 750 orang pemudik.

Recent Posts

Kemenag Gelar Sidang Isbat Awal Ramadan 1447 H pada 17 Februari 2026

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar Sidang Isbat awal  Ramadan 1447 Hijriah pada 17…

58 menit yang lalu

Kasum TNI Tinjau Pembangunan Huntara dan Huntap di Tapanuli Selatan

MONITOR, Jakarta - Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard Tampubolon selaku Wakil Ketua…

5 jam yang lalu

Tekan Impor, Kemenperin Fokus Bangun Ekosistem Desain Chip Nasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat fondasi pengembangan industri semikonduktor nasional sebagai bagian…

8 jam yang lalu

Kementerian UMKM Raih Predikat Tertinggi dari Ombudsman RI

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan…

11 jam yang lalu

DPR Dukung Sensus Ekonomi 2026 demi Akurasi Data Nasional

MONITOR, Jakarta - Komisi X DPR RI menegaskan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh pelaksanaan…

12 jam yang lalu

Perkuat Skill ASN, Kemenag Hadirkan Pelatihan Humas di MOOC Pintar

MONITOR, Jakarta - Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) bersama Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan…

14 jam yang lalu