MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Bamus Betawi H.Zainuddin akhirnya angkat bicara soal perbedaan pendapat terkait penyelenggaraan Musyawarah Besar (Mubes) Bamus Betawi. Orang nomor satu di Bamus ini mengatakan bahwa perhelatan Mubes tetap akan diselenggarakan pada bulan September mendatang.
“Jadi saya harap sudah tidak ada perdebatan lagi soal penyelenggaran Mubes. Saya harap semua organisasi masyarakat (ormas) pendukung Bamus Betawi untuk tetap tenang,” tegas pria yang akrab disapa Haji Oding itu kepada MONITOR, Selasa (11/6).
Dikatakan Oding, Majelis Tinggi Bamus Betawi mempunyai kewenangan penuh untuk menetukan penyelenggaraan Mubes.
“Kalau menurut aturan yang benar, masa bakti pengurus Bamus Betawi 2013 sampai 2018. Tidak menyebutkan tanggal atau waktu. Nah kebetulan Majelis Tinggi menganggap September adalah waktu yang tepat sementara untuk tanggalnya belum ditetukan,”papar Oding.
Oding pun mengatakan, dipilihnya bulan September untuk perhelatan Mubes karena pertimbangan berbagai aspek. Aspek itu diantaranya nasional, regional, dinamika politik, budaya dan lainnya.
“Pertimbangannya mecam-macam pokoknya. Jadi gak usah ada perdebatan.
Betawi ini samina watona, saya sebagai Ketua Umum Bamus Betawi,
apapun pertaruhannya akan saya pertahankan agar betawi maju. Organisasi Betawi ini organisasi adab,”tegasnya.
Lebih jauh Oding pun mengatakan, bahwa orang betawi tidak mengenal perpecahan, orang betawi guyup orang betawi ini rempug.
“Kalau kata Guru Masyur orang betawi itu rempug berdasarkan islam Alhlisuanah waljamaah. Kita Istiqomah menjunjung tinggi Iakhlakul karimah. Maka kita patuh pada ulama patuh pada orang tua pinih sepuh. Oleh karena itu sebagai kepatuhan akan adat istiadat betawi kita akan patuh kepada apapun yang diputuskan oleh Majelis Tinggi,”pungkasnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…
MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…
MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…
MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…