SULAWESI

Warga Larompong Keluhkan Jalan Rusak ke Prof Nurdin Abdullah

MONITOR, Luwu – Warga Desa Alang, Kecamatan Larompong, Luwu. Meminta jika Prof HM Nurdin Abdullah terpilih menjadi Gubernur Sulsel agar bisa mengaspal jalan.

Syukur dan sejumlah warga Desa Alang mengatakan, jalan dari poros Polopo Makassar masuk ke Desa Alang jalan itu diaspal sejak 1979.

“Kalau Prof (HM Nurdin Abdullah) terpilih (jadi Gubernur Sulsel) kami minta jalan propinsi di wilayah kami diaspal,” jelas Syukur disambut tepuk tangan warga, Selasa (5/6).

Jalan sepanjang sekitar 10 kilo meter dari poros Palopo – Makassar masuk ke Desa Alang sudah rusak parah.

Desa Alang merupakan daerah penghasil cengkeh, marica, dan kakao. Karena jalan ke desa ini rusak, potensi ekonomi yang luar biasa melimpah itu susah menjangkau pasar.

Begitupun Warga Desa Gandang Batu Kecamatan Larompong Selatan, Abdul Razak, juga mengeluh karena jalan ke desa itu rusak parah.

“Jalan di desa kami naik dan turun gunung. Jalan pernah dicor beton tapi masih sempit sehingga terjadi kesulitan bila berpapasan dengan kendaraan lain,” jelas Abdul Razak.

Desa Gandang Batu, Larompong Selatan, adalah penghasil cengkeh terbesar di Luwu.

Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3 Prof HM Nurdin Abdullah mengatakan, dirinya malu maju sebagai calon gubernur jika jalan di daerahnya di Bantaeng, masih banyak yang rusak parah.

“Ini bukan janji. Tapi jalan-jalan ke pelosok ke kantong produksi harus diaspal untuk permudah ke Warga Larompong Mengeluh Jalan Rusak

Warga Desa Alang, Kecamatan Larompong, Luwu, Syukur, meminta untuk mengaspal jalan ke desa mereka jika Prof HM Nurdin Abdullah terpilih menjadi Gubernur Sulsel.

Menurut Syukur dan sejumlah warga Desa Alang mengatakan, jalan dari poros Polopo Makassar masuk ke Desa Alang diaspal 1979.

“Kalau Prof (HM Nurdin Abdullah) terpilih (jadi Gubernur Sulsel) kami minta jalan di desa kami diaspal,” jelas Syukur disambut aplaus warga lain.

Jalan sepanjang sekitar 10 kilo meter dari poros Palopo-Makassar masuk ke Desa Alang rusak parah.

Desa Alang merupakan daerah penghasil cengkeh, marica, dan kakao. Karena jalan ke desa ini rusak, potensi ekonomi yang luar biasa melimpah itu susah menjangkau pasar.

Warga Desa Gandang Batu Kecamatan Larompong Selatan, Abdul Razak, juga mengeluh karena jalan ke desa itu rusak parah.

“Jakan di desa kami naik dan turun gunung. Jalan pernah dicor beton tapi susah berpapasan,” jelas Abdul Razak.

Desa Gandang Batu, Larompong Selatan, adalah penghasil cengkeh teebesar di Luwu.

Calon Gubernur Sulsel Nomor Urut 3 Prof HM Nurdin Abdullah mengatakan, malu maju sebagai calon gubernur jika jalan di daerahnya di Bantaeng, banyak yang rusak parah.

“Ini bukan janji. Tapi jalan – jalan ke pelosok ke kantong produksi harus diaspal untuk mempermudah akses ke pasar,” jelas Prof HM Nurdin Abdullah.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Karhutla Bisa Diantisipasi, Jangan Tunggu Bencana Baru Bergerak

MONITOR, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) harus dicegah sebelum meluas, bukan baru ditangani…

19 jam yang lalu

GPK Desak Polemik Pemakzulan Gibran Diakhiri, DPR Diminta Fokus pada RUU Perampasan Aset dan Pemilu

MONITOR, Jakarta - Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) meminta DPR dan pemerintah tidak membiarkan polemik pemakzulan…

23 jam yang lalu

Ekonomi Biru Bisa Buka 45 Juta Lapangan Kerja, Hilirisasi Jadi Kunci

MONITOR, Jakarta - Indonesia memiliki potensi ekonomi kelautan yang diperkirakan mencapai 1,4 triliun dolar AS…

1 hari yang lalu

Menag Apresiasi Kerja Kehumasan ASN Kemenag atas Raihan Top GPR Figure Award 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menyampaikan apresiasi kepada seluruh Aparatur Sipil Negara…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Raih Top 10 BUMN Layanan Terbaik dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk berhasil meraih peringkat 10 dalam ajang Danantara…

1 hari yang lalu

Mahasiswa UIN Jakarta dan UI ungkap Model Keberlanjutan Wakaf Rumah Sakit di GLOW 2026

MONITOR, Jakarta - Integrasi tata kelola syariah dan model bisnis hibrida menjadi kunci keberlanjutan wakaf…

2 hari yang lalu