EKONOMI

Usai Libur Panjang, Diprediksi IHSG Menguat di Bulan Juni

MONITOR, Jakarta – Usai libur panjang, akhirnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali membuka perdagangan. Di bulan Juni diperkirakan berada pada kisaran 6.011-6.029.

Pantauan MONITOR, berdasarkan data yang dihimpun indeks pagi ini, telah dibuka ke level 6.002 dan bergerak di zona hijau yang menandakan penguatan, Senin (4/6).

Analis Binaartha Sekuritas, Reza Priyambada mengatakan bahwa pelaku pasar merespons karena meredanya kisruh politik di Italia dengan rencana diadakannya pemilu baru.

“Pergerakan bursa saham Asia mampu berbalik positif seiring penilaian mulai meredanya kisruh politik di Italia,” ujar Reza.

Sedangkan, untuk nilai tukar dolar rupiah ikut menguat terhadap dolar AS. Dolar AS turun ke level 13.865 yang sebelumnya dolar menembus Rp 13.950.

Dibuka dengan rebound kenaikan 0,34% atau 20,53 poin pada level 6.004,12, dan terus bergerak menguat hingga 0,64% atau 34,43 poin ke level 6.022,01 pada pukul 9.13 WIB.

Diketahui, pada perdagangan terakhir pekan lalu, Kamis (31/5), IHSG ditutup melemah 0,46% atau 27,47 poin ke level 5.983,59.

Pagi ini, dari 584 saham yang diperdagangkan, 144 saham di antaranya menguat, sedangkan 60 saham melemah dan 380 saham lainnya stagnan.

Sebanyak delapan dari sembilan indeks sektoral IHSG bergerak menguat, dipimpin oleh sektor aneka industri yang naik 1,66%, disusul sektor infrastruktur dan finansial yang masing-masing menguat 1,36% dan 1,15%.

Di sisi lain, hanya sektor konsumer yang menahan penguatan IHSG lebih lanjut setelah bergerak melemah 0,25%.

Adapun, pergerakan Indeks hari ini akan dipengaruhi jelang rilis data perekonomian inflasi dan cadangan devisa yang disinyalir masih akan cukup stabil.

Sementara itu, kondisi pergerakan Indeks dalam jangka panjang masih berada dalam kondisi uptrend.

Sebab, penguatan indeks terjadi seiring keberhasilan Negara Italia dalam melelang lima obligasi 10 tahunnya, di mana pada perdagangan sebelumnya pelaku pasar dikhawatirkan dengan kondisi perekonomian Italia yang terancam krisis dalam membiayai negaranya.

Recent Posts

Kementerian UMKM–SIPPO Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa ke Ghana

MONITOR, Semarang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Republik Indonesia bersama Swiss Import Promotion…

41 menit yang lalu

Kemenhaj Pastikan Layanan Kesehatan 24 Jam di Madinah, Sistem Rujukan Rumah Sakit Siaga untuk Jemaah Haji 2026

MONITOR, Madinah — Kementerian Haji dan Umrah RI memastikan layanan kesehatan bagi jemaah haji Indonesia di…

54 menit yang lalu

DPR Sahkan UU PPRT, Ketua Komisi XIII DPR: Ini Komitmen Tinggi Memanusiakan Manusia

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya menyambut baik disahkannya Undang-undang Pelindungan…

3 jam yang lalu

Rekrutmen 30 Ribu Manajer Kopdes, Legislator: Jangan Tinggalkan Mereka yang Sudah Lebih Dulu Berjuang untuk KDMP

MONITOR, Jakarta-Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam menyambut baik pembukaan formasi 30 ribu manajer…

3 jam yang lalu

Kemenperin Musnahkan Ribuan Unit APAP Tanpa SNI

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat upaya menjaga daya saing dan produktivitas industri nasional…

3 jam yang lalu

393 Jemaah Haji Kloter Pertama Tangerang Selatan Diberangkatkan

MONITOR, Serpong - Suasana haru dan khidmat menyelimuti pelepasan jemaah haji Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di…

4 jam yang lalu