POLITIK

Prabowo dan Amien Rais Umroh Bareng, Gerindra : Jangan Nyinyir

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto yang sedang menjalani ibadah umrah bersama politikus senior PAN Amien Rais mendapat cibiran dari berbagai pihak. Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Gerindra Bidang Advokasi dan Hukum Habiburokhman meminta agar seluruh pihak tak ‘nyinyir’ terhadap hal itu.

“Saya menyerukan kepada siapapun juga agar tidak nyinyir atas aktivitas umroh yang dilakukan Pak Prabowo dan Pak Amien Rais termasuk jika mereka bersilaturahmi dengan Habib Rizieq di Mekah. Saya khawatir mereka yang nyinyir akan berkurang pahalanya dan bisa jadi malah batal puasa,” kata Habiburokhman dalam keterangannya, Jumat (1/6).

Tak hanya Prabowo dan Amien Rais, ia juga menyebut akan lebih baik jika berbagai tokoh, terutama yang digadang-gadang sebagai capres pada Pilpres 2019, juga bertemu dengan Rizieq.

“Kalau Pak Ngabalin (Ali Mochtar Ngabalin), Pak Romy (Ketum PPP Romahurmuziy), Cak Imin (Ketum PKB Muhaimin Iskandar) dan tokoh-tokoh juga ingin umroh dan bertemu Habib Rizieq bersama Pak Prabowo dan Pak Amien, menurut saya justru akan lebih bagus,” ujarnya,

Ia kemudian menuturkan, tak ada larangan bagi siapapun untuk membicarakan masalah kebangsaan di tanah suci. Sebab, dikatakan oleh Habiburokhman, umrah dan silaturahmi adalah dua hal baik terlebih jika dilakukan pada bulan Ramadan.

“Umroh dan silaturahmi adalah dua hal baik yang bertambah baik jika dilakukan di bulan suci Ramadan, termasuk jika dilakukan oleh tokoh-tokoh bangsa seperti mereka. Tidak ada juga larangan untuk membicarakan persoalan-persoalan bangsa di sana,” Sebut Habiburokhman.

Habiburokhman pun lantas mendoakan agar ibadah umrah yang sedang dijalani oleh tokoh-tokoh tersebut dapat membawa kebaikan.

“Mari kita sama-sama doakan agar ibadah umroh tokoh-tokoh bangsa itu akan membawa kebaikan bagi bangsa,” tandasnya.

Recent Posts

Puan: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak-anak Putus Sekolah

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai temuan mengenai sekitar 6.000 anak putus…

2 jam yang lalu

Sekda Lamteng Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Tenaga Honorer Fiktif, Legislator Pertanyakan Mengapa Belum Ditahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mempertanyakan mengapa Polisi belum menahan Sekretaris…

2 jam yang lalu

Lanud Sjamsudin Noor Gelar Karya Bakti Lestarikan Warisan Sejarah Dirgantara

MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…

6 jam yang lalu

Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng GreatNusa yang diluncurkan oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS…

6 jam yang lalu

Waasops Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Satgas Penanggulangan Karhutla 2026, Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

MONITOR, Jakarta - Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI, Marsda TNI M. Taufik Arasj, S.Sos.,…

8 jam yang lalu

Soroti Bentrokan Matraman, Pengamat: Konflik Individu Jangan Jadi Konflik Kelompok

MONITOR, Jakarta - Peristiwa bentrokan yang melibatkan sejumlah warga di kawasan Matraman menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut…

9 jam yang lalu