NASIONAL

PKS Minta Aparat Hukum Belajar dari Kasus Alfian Tanjung

MONITOR, Jakarta – Politikus PKS yang  duduk sebagai anggota Komisi III DPR RI, Nasir Djamil, mengatakan keputusan hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait vonis bebas terhadap terdakwa kasus ujaran kebencian, Alfian Tanjung, harus dijadikan bahan pelajaran bagi aparat penegak hukum untuk memutus dalam penanganan kasus serupa.

“Menurut saya ini menjadi pelajaran bagi aparat penegak hukum walaupun sebenarnya dalam konteks moral aparat penegak hukum itu bisa dipidanakan. Karena itu dia (Alfian) sudah makan waktu, tersita waktunya, keluarganya anak-anaknya, dan sebagainya selama dia menjalani proses hukum,” kata Nasir di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta Pusat, Rabu (30/5).

Nasir menilai, bahwa keputusan yang diambil oleh hakim dalam proses persidangan dengan memutuskan untuk membebaskan Alfian Tanjung dalam kasus ujaran kebencian itu merupakan tindakan yang berani. Menurutnya, hakim tersebut tidak mempersoalkan terkait berbagai macam opini yang berkembang di masyarakat.

“Hakim punya keberanian, dia tidak terbawa arus informasi opini-opini yang berkembang,” tukasnya.

Dengan begitu, Nasir menyarankan agar kedepannya dalam menangani kasus serupa pada proses pengadilan seperti umpatan yang dilakukan oleh Alfian tekait pernyataan ada golongan PKI di salah satu parpol agar diberikan ruang untuk berdiskusi secara terbuka, sehingga tidak langsung masuk dalam proses hukum pidana.

“Kedepan nggak perlu masuk ke ranah hukum, kita uji saja lewat sebuah pertemuan. Jadi harus difasilitasi pertemuan seperti kasus Habib Rizieq, Sukmawati dan lain sebagainya. Itu jangan kemudian pendekatan kita pendekatan hukum semata,” tukasnya.

Sebagai informasi, Pengadilan Negeri Jakarta Pusat membebaskan Alfian Tanjung dari kasus ujaran kebencian. Alfian tidak terbukti bersalah melakukan ujaran kebencian lewat cuitan ‘PDIP 85% isinya kader PKI’ di akun Twitter.

Recent Posts

KKP Bantu Pemda DKI Urai Kepadatan Kapal di PPN Muara Angke

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengungkap kepadatan kapal perikanan di Pelabuhan Perikanan…

7 menit yang lalu

Dukung Prabowo, GKB-NU: Board of Peace Arena Strategis Perjuangkan Palestina Merdeka

MONITOR, Jakarta - Gerakan Kebangkitan Baru Nahdlatul Ulama (GKB-NU) menyatakan keyakinannya bahwa Presiden Prabowo Subianto…

2 jam yang lalu

Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Nikah Beda Agama

MONITOR, Jakarta - Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan menolak gugatan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 1…

2 jam yang lalu

Panglima TNI Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas

MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat…

5 jam yang lalu

Prabowo Kenalkan Gerakan Indonesia Asri, Sejalan dengan Ekoteologi Kemenag

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengenalkan Gerakan "Indonesia Asri" seraya memerintahkan seluruh pimpinan lembaga…

12 jam yang lalu

Ketua Dewan Pakar Senawangi: Wayang sebagai Cermin Sosial, Politik, dan Budaya

MONITOR - Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) menggelar  Pidato Kesusastraan HISKI 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Sastra…

16 jam yang lalu