MONITOR, Jakarta – Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut komunikasi antara Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto masih sangat cair. Namun ia menyebut belum mengetahui rencana pertemuan lanjutan antara keduanya.
“Komunikasi (antara SBY dan Prabowo) cair. Tapi belum tahu persis kapan dua tokoh itu akan bersilaturahmi kembali,” kata AHY di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (28/5).
Lebih lanjut dia menuturkan, pertarungan pada Pilpres 2019 akan menjadi lebih menarik. Mengingat waktu pendaftaran pasangan calon hanya tinggal beberapa bulan ke depan.
“Yang jelas politik 2019 ini akan menjadi menarik ikuti bersama. Waktunya tidak lama Agustus massa pendaftaran bagi paslon pilpres,” tuturnya.
Putra pertama SBY tersebut kemudian mengatakan bahwa koalisi akan terbentuk dengan sendirinya pada waktu-waktu akhir. Sebab, AHY menuturkan hingga saat ini komunikasi Demokrat dengan semua koalisi masih sangat cair.
“Oleh karena itu, saya yakin koalisi akan terbangun dengan sendiri tapi itu butuh proses, last minute lah kalau saya menduga. Karena masih sangat cair parpol dan parpol juga masih menyimpan rapat-rapat,” ujar AHY.
Meski begitu, AHY mengungkapkan Demokrat selalu berharap koalisi untuk Pilpres 2019 dapat terbangun karena kesamaan visi dan misi.
“Setiap parpol punya agenda dan jagoan masing-masing. Tapi bagi kami, Demokrat berharap koalisi itu terbangun kesamaan visi dan misi serta platfrom,” tutupnya.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerapkan manajemen talenta sebagai fondasi sistem merit yang lebih transparan,…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Marwan Jafar,…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) mengkritik keras kinerja Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan…
Oleh: Abdul Jabar* Penunjukan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur sebagai sahibulbait Muktamar…
MONITOR, Bogor - Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Mochamad Irfan Yusuf menegaskan tidak ada…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Hugo Pareira menyoroti kebijakan Pemerintah…