MONITOR, Jakarta – Foto Presiden RI-6 Susilo Bambang Yudhoyono bersama sang Istri Ani Yudhoyono dengan mengenakan kaus bertagar #JanganDiam viral di media sosial. Ketua Kogasma (Komando tugas bersama) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kemudian menjelaskan dari hashtag tersebut.
Ia menjelaskan, hashtag #JanganDiam mengandung makna ‘yang baik, lebih baik diam’. “Jangan diam kalau lebih dibaca lengkap lagi kalau tidak salah saya cek (bermakna) ‘kalau yang baik diam, yang jahat akan menang atau berkuasa’,” ujar AHY usai menghadiri peluncuran buku Wali Kota Bogor Bima Arya di Kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Senin (28/5).
Lebih lanjut dia menuturkan, hashtag tersebut memiliki pesan moral. Ia mengatakan, pesan moral tersebut mengajak warga negara Indonesia untuk menggunakan hak demokrasi untuk menghadirkan pemimpin yang baik.
“Jadi ini pesan moral semua bahwa warga Indonesia, mari kita gunakan hak warga negara dan hak demokrasi untuk menyuarakan apa yang kita pikirkan apa kita harapkan untuk dihadirkan pemimpin kita,” tegas AHY
MONITOR, Madiun - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia mendorong penyelenggaraan Expo UMKM &…
MONITOR, Makassar — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan daerah melalui…
MONITOR, Semarang - Pengembangan Al-Qur’an Isyarat di Indonesia terus bergerak maju, mulai dari aspirasi komunitas…
MONITOR, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pertama serta empat…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan…