PERISTIWA

Datangi DPRD, Puluhan Mahasiswa Minta Prasetyo Edi Mundur Dari Jabatannya

MONITOR, Jakarta- Pasca dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas dugaan penipuan oleh mantan Sekertaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Zaini Ismail, posisi Prasetyo Edi Marsudi mualai dipersoalkan.

Terbukti, Senin (14/5) puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Front Mahasiswa Indonesia Peduli Keadilan (FMIKP) mendatangi Gedung DPRD Jakarta di Bilangan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Dengan mengelar spanduk, kehadiran para mahasiswa di kantor perwakilan rakyat Jakarta ini, ternyata hanya untuk meminta Prasetyo Edi Marsudi mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPRD Jakarta, karena dituding telah melakukan tindakan kejahatan sehingga mencoreng marwah dewan sebagai lembaga terhormat.

“Dengan melakukan penipuan, saya kira ini aib bagi DPRD sebagai lembaga terhormat. Oleh karenanya kami pun mendesak Ibu Megawati sebagai Ketua Umum PDIP bisa memberhentikan saudara Prasetyo sebagai wakil rakyat dari PDIP,” ujar Riswan, kordinator lapangan FMIKP.

Riswan mengingatkan bahwa Indonesia adalah negara hukum, sehingga semua tindakan atau perbuatan seseorang, baik individu maupun kelompok, rakyat maupun pemerintah, harus didasarkan pada ketentuan hukum dan juga peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Tindakan Prasetyo yang melakukan penipuan, jelas telah melanggar hukum, sehingga dia tak layak untuk tetap dipertahankan pada jabatannya,” imbuh Riswan.

Seperti diketahui, Prasetyo dilaporkan mantan Sekda Riau Zaini Ismail karena diduga telah menipu dan/atau menggelapkan uangnya sebesar Rp3,25 miliar. Uang itu diberikan Zaini karena Prasetio menjanjikan akan menjadikan Zaini sebagai Plt gubernur Riau.

Tak hanya dijanjikan menjadi Plt gubernur, Prasetyo juga menjanjikan Zaini akan dipertahankan sebagai Sekda.
Kemudian, yang terjadi malah Zaini dicopot dari jabatan Sekda dan sekarang non-job. Prasetyo dilaporkan Zaini ke Polda Metro Jaya pada 30 April 2018 silam.

Recent Posts

Menaker Dorong Pelatihan Vokasi Berbasis Industri, Lulusan Ditargetkan Siap Kerja

MONITOR, Bandung – Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan bahwa Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) 2026 dirancang untuk…

2 jam yang lalu

Kemenperin Dorong Sertifikasi SNI Drone Pertanian, Perkuat Daya Saing Industri Alsintan Nasional

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong penguatan daya saing industri alat dan mesin pertanian…

2 jam yang lalu

Halal Bihalal Alumni IPB: Pof Rokhmin Tekankan Kebangkitan Umat Berbasis Iman, Ilmu, dan Akhlak

MONITOR, Bogor - Alumni IPB Kota Bogor menggelar Kegiatan Halal Bihalal yang berlangsung dalam suasana…

15 jam yang lalu

Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja Disabilitas lewat Pelatihan Wirausaha

MONITOR, Bantul - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas melalui pelatihan…

18 jam yang lalu

Komite II DPD RI Dukung Penguatan Inseminasi Buatan, Kementan Genjot Produktivitas Ternak Nasional

MONITOR, Lembang — Upaya pemerintah dalam memperkuat layanan reproduksi ternak melalui program inseminasi buatan (IB) mendapat…

18 jam yang lalu

Magang Nasional Batch I Segera Berakhir, Kemnaker Tekankan Tahap Akhir Penentu Sertifikat dan Uang Saku

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan seluruh peserta, operator perusahaan, dan mentor Program Magang Nasional…

1 hari yang lalu