POLITIK

Pilih PAN ketimbang PKS dan PPP, Rhoma Irama Sampaikan Pesan Lewat 6 Lagu

MONITOR, Jakarta- Partai Idaman mendeklarasikan diri untuk bergabung bersama Partai Amanat Nasional (PAN). Saat deklarasi, Ketum partai Idaman sekaligus sang raja dangdut Rhoma Irama menyanyikan enam buah lagu bersama Soneta band, di antaranya berjudul ‘Ukuwah’, ‘Adu Domba’, dan ‘Yang Kaya Makin Kaya”.

Zulkifli menyebut, PAN dan Partai Idaman memiliki kesamaan visi. Yaitu, sama-sama ingin menghentikan adanya money politics atau politik uang yang kerap menjadi tradisi saat Pemilu.

Perlu diketahui, Partai Idaman resmi bergabung dengan PAN setelah partai besutan Rhoma itu tidak lolos menjadi peserta Pemilu 2019.

“Deklarasi Partai Idaman bergabung dengan PAN untuk Indonesia yang lebih baik dan berdaulat. Tadi Bang Haji sudah sampaikan 6 lagu-lagu itu syarat pesan politik,” kata Ketum PAN Zulkifli Hasan saat deklarasi di Hotel Royal Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (12/5).

Ia kemudian menegaskan bahwa tidak ada pembahasan mengenai mahar politik antara dirinya dengan Rhoma. Zulkifli menyebut, bergabungnya Partai Idaman dengan partai besutannya tersebut murni karena kesamaan pandangan.

“Saya sampaikan tidak ada sama sekali transaksi. Tidak ada bicara soal uang sama sekali. Bahkan saya merasa terharu, apa yang disampaikan Bang Rhoma, disampaikan bergabung karena kesamaan pandangan,” ungkap Zukifli.

Senada dengan Zulkifli, Rhoma Irama membenarkan bahwa partainya bergabung dengan PAN karena adanya kesamaan kesepakatan yang prinsipil. Salah satunya adalah penegakan etika politik terkait politik uang.

Rhoma menjelaskan, sebelumnya dia didatangi oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan PAN. Di antara ketiga partai itu, Rhoma memilih PAN karena partainya mempunyai kesamaan visi dan kesepahaman atas kesepakatan yang sangat prinsipal.

“Bahwa bergabungnya Partai Idaman dan PAN karena adanya kesepakatan yang sama yaitu, sangat prinsipil. Misalnya, masalah penegakan etika politik, menghapuskan transaksi money politics yang jadi sumber maraknya korupsi,” pungkas sang raja dangdut.

Recent Posts

Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…

3 jam yang lalu

Raih Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Perkuat Keterbukaan Informasi dan Komunikasi Publik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama terus memperkuat keterbukaan informasi, kedekatan dengan masyarakat melalui kanal digital,…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bank Sumut menandatangani…

3 jam yang lalu

Top 10 Kampus RI dengan Kualitas Riset Terbaik Versi THE WUR 2027

MONITOR, Jakarta - Empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam jajaran 10 besar…

11 jam yang lalu

Sinjai Tingkatkan Kewaspadaan Dini Penyakit Hewan, Kementan Dorong Surveilans dan Biosekuriti Diperkuat

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat langkah pengendalian Avian Influenza…

17 jam yang lalu

Sumur Warga Mengering, Lumajang Idea Terjunkan Air Bersih ke Ranuyoso dan Padang

MONITOR, Lumajang - Sumur-sumur warga mulai mengering akibat musim kemarau berkepanjangan. Kondisi tersebut membuat masyarakat…

17 jam yang lalu