HEADLINE

Prabowo Mengaku Sebenarnya Ingin Pensiun dan Istirahat

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengakui kalau sebenarnya dirinya ingin beristirahat dalam dunia politik. Akan tetapi menurut Mantan Danjen Kopasus itu, dirinya masih melihat kondisi rakyat tidak makmur dan pemerintah seperti tidak peduli dengan nasib para rakyat Indonesia.

Prabowo sendiri mengaku sangat optimistis mampu memajukan kejayaan Indonesia menjadi negara yang makmur dan sejahtera, karena diperkuat dari dukungan masyrakat yang ingin dirinya maju kembali nyapres di Pilpres 2019.

“Ternyata di saat saya harus pensiun, disaat saya harus istirahat, saya melihat negara saya berada dalam keadaan tidak adil dan tidak makmur. Saya melihat elite -elite Indonesia entah bodoh atau entah apa, atau memang mereka hatinya sudah beku atau memang mereka tidak cinta sama bangsa Indonesia,” kata Prabowo disela-sela pidatonya dihadapan buruh, di Istora Senayan, Jakarta, Selasa (1/5).

Prabowo menilai bahwa pemerintahan saat ini dirasa tidak mampu dalam mensejahterakan rakyat dan menjaga keragaman serta kekayaan hayati berikut keutuhan dan kedaulatan bangsa Indonesia.

“Tetapi bisa juga jadi karena mereka tidak mampu, tidak mampu melihat kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia. Tidak mampu menjaga kepentingan bangsa dan rakyat Indonesia, tidak mampu menjaga kekayaan bangsa Indonesia,” tegas Prabowo.

Dengan penuh keyakinan Prabowo lantang mengatakan bahwa dirinya siap maju sebagai Calon Presiden 2019 dihadapan ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang dimana telah memberi mandat dan mempercayakan untuk memimpin negeri ini kepadanya.

Selain itu, Prabowo juga menyepakati sejumlah perjanjian dengan penandatangan kontrak politik bersama pihak buruh tersebut.

“Karena itu saudara – saudara sekalian, saya memutuskan kepada diri saya sendiri bahwa apabila rakyat saya masih membutuhkan saya, apabila rakyat saya masih ingin memakai tenaga, jiwa dan raga saya Prabowo Subianto, maka saya siap melaksanakan tugas,” Paparnya

Sebagai informasi, elemen para buruh yang hadir diantaranya Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia), Serikat Pekerja Nasional (SPN), dan Federasi sertikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

Recent Posts

GODF 2026 Qingdau, Prof Rokhmin beberkan Potensi Akuakultur RI dan Tantangan Pembiayaan

MONITOR - Indonesia memiliki potensi ekonomi akuakultur yang diperkirakan mencapai US$210 miliar per tahun, namun…

8 jam yang lalu

Ekoteologi Kampus PTKIN Terus Mendapat Pengakuan Nasional, Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

MONITOR, Jakarta – Ekosistem pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kembali menorehkan tinta emas…

11 jam yang lalu

BM PAN Konsolidasikan Pengurus 2026–2031, Slamet Ariyadi Serukan Satu Komando

MONITOR, Jakarta - Barisan Muda Penegak Amanat Nasional (BM PAN) menggelar Meet and Greet Pengurus…

16 jam yang lalu

Kekerasan OPM Tewaskan Sopir Angkutan Masyarakat, TNI Perkuat Pengamanan Dan Kejar Pelaku

MONITOR, Jakarta - Kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali melakukan aksi kekerasan terhadap masyarakat…

18 jam yang lalu

Kementerian UMKM Dampingi Usaha Menengah Menuju IPO melalui RISE TO IPO 2026

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mendorong usaha menengah untuk…

18 jam yang lalu

Prof Rokhmin Dahuri Tinjau Industri Perikanan Modern China, Dorong Penguatan Ekonomi Biru Indonesia

MONITOR, QINGDAO, CHINA - Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB) University, Prof. Dr. Ir. Rokhmin…

21 jam yang lalu