UMKM

Melalui Dana Bergulir, Pemerintah Janji Bantu Pelaku UKM dan Koperasi di Belitung Timur

MONITOR, Belitung Timur – Pemerintah RI berupaya memenuhi kebutuhan permodalan bagi koperasi dan UKM di daerah, dengan mengoptimalkan peran badan layanan umum daerah (BLUD) menjadi ‘perpanjangan tangan’ dari Lembaga Pengelola Dana Bergulir – LPDB KUMKM seperti pengembangan BLUD DB di Kabupaten Belitung Timur, dan sampai saat ini sudah ada lima BLUD DB yang digandeng LPDB-KUMKM.

“BLUD DB dikembangkan karena LPDB-KUMKM dilarang undang-undang membuka cabang di daerah, sementara di sisi lain SDM yang ada sangat terbatas sehingga berdampak terhadap waktu pelayanan terhadap penerima pembiayaan atau mitra LPDB menjadi tidak efisien,” kata Asisten Deputi Pembiayaan Non Bank dan Perpajakan Kementerian Koperasi dan UKM Suprapto pada Focus Group Discussion (FGD) tentang BLUD DB Belitung Timur, Kamis (26/4).

Menurutnya, keberadaan BLUD DB di Kabupaten Belitung Timur dapat memberikan solusi kebutuhan pembiayaan bagi para pelaku usaha mikro dan kecil termasuk juga koperasi, karena sesuai amanah UU tentang UKM Nomor 20/2008 menyebutkan bahwa pemerintah pusat dan daerah wajib menyediakan pembiayaan bagi UMKM.

Dia menambahkan, karena fleksibilitasnya, BLUD DB dalam memenuhi pembiayaan dan operasionalnya tidak lagi sebatas mengandalkan APBD, tetapi juga sudah bisa bekerjasama dengan LPDB-KUMKM yang merupakan BLU dari Kementerian Koperasi dan UKM, dalam hal ini BLUD bisa menjadi perpanjangan tangan dari LPDB-KUMKM untuk memenuhi kebutuhan permodalan UMKM di daerah.

“Sampai dengan saat ini sudah ada 5 BLUD DB yang bekerjasama dengan LPDB-KUMKM,” kata Suprapto.

UMKM berperan strategis dalam perkembangan ekonomi nasional, selain itu UMKM juga tetap bertahan menghadapi krisis hal tersebut tidak lain karena sebagian besar UMKM menghasilkan barang konsumsi dan jasa yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Di sisi yang lain UMKM memanfaatkan sumber daya local, baik itu untuk sumber daya manusia, modal, bahan baku hingga peralatan, atau dengan kata lain tidak bergantung kepada impor.

Dari data Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM terdapat 103 koperasi dan 10.260 jumlah UMKM. Jumlah ini akan terus bertambah melihat potensi sumber daya di Kabupaten Belitung Timur. Pengembangan koperasi termasuk juga UMKM menjadi tanggung jawab bersama pemerintah dan masyarakat.

Optimalisasi
Sekretaris Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Sutarjo mengatakan sampai saat ini terbentuk BLUD DB di 19 wilayah terdiri dari 4 BLUD tingkat provinsi, enam BLUD kota dan sembilan BLUD di kabupaten.

“Jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah secara signifikan, karena deputi bidang pembiayaan fokus untuk menginisiasi pembentukan BLUD DB di tingkat provinsi maupun di tingkat kabupaten dan kota,” kata Sutarjo.

“Penyelenggaraan FGD ini adalah upaya pemerintah untuk dapat mengoptimalisasi pengelolaan dana bergulir, karena diperlukan adanya penataan sistem dana bergulir secara tertib, serta pengelolaan jaringan dana bergulir yang efektif melalui pengintegrasian BLUD-DB di daerah,” katanya.

Sementara Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Belitung Timur, Khaidir Luthfi mengatakan permodalan bagi UMKM berperan penting untuk pengembangan usaha di Belitung Timur, dan sejak 2008 sudah memberikan permodalan bagi UMKM, namun selama ini pengelolaannya dibawah dinas tenaga kerja, koperasi dan UKM kabupaten sehingga pengelolaan dana bergulir tersebut tidak fleksibel dan kurang efisien karena sangat bergantung terhadap APBD.

“Pendirian BLUD harus memenuhi tiga syarat yakni substantif, teknis, dan administratif, dan yang terpenting adalah syarat administratif, karena jumlah persyaratan administratif lebih banyak ketimbang persyaratan lain, kurang lebih terdapat enam poin seperti pola tata kelola, rencana strategi bisnis, dan standar pelayanan minimal,” kata Pahala Tampubolon, pendiri BLUD Lampung.

Dia mengharapkan BLUD DB Belitung Timur kelak langsung berstatus BLUD Penuh agar fleksibilitasnya maksimal dan langsung dapat bekerjasama dengan LPDB-KUMKM.

Recent Posts

Lalu Lintas Jabodetabek–Puncak Melonjak hingga 54 Persen, Arus Wisata Masih Tinggi

MONITOR, Jakarta – Volume lalu lintas pada H+1 libur Idulfitri 1447 H/2026 M masih terpantau tinggi,…

13 jam yang lalu

Distribusi BBM Kalbar Berangsur Normal, Pertamina Tambah Suplai hingga 140 Persen

MONITOR, Pontianak – Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kondisi distribusi dan pelayanan Bahan Bakar…

16 jam yang lalu

LSAK: KPK On Track soal Status Tahanan Rumah Yaqut

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) menilai langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam…

16 jam yang lalu

Arus Kendaraan Hari Raya Idulfitri 1447 H Tembus 729 Ribu

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat lonjakan signifikan arus kendaraan menuju wilayah Timur…

17 jam yang lalu

Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Lebaran di Tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik…

1 hari yang lalu

Panglima TNI dan Kapolri Cek Langsung Pos Mudik Lebaran 2026 di Medan, Pastikan Pengamanan Maksimal

MONITOR, Medan — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…

2 hari yang lalu