MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin angkat bicara mengenai pernyataan Ketua Dewan Kehormatan DPP PAN, Amien Rais, yang mengatakan dalam setiap kegiatan keagamaan harus disusupi dengan muatan politik.
Berbeda pandangan, Kiyai Ma’ruf justru mengingatkan sebaiknya umat Islam jangan sampai menjadikan tempat ibadah sebagai forum untuk kampanye politik.
“Itu yang kita harapkan jangan ada menggunakan tempat ibadah, kantor pemerintahan, pengajian-pengajian dijadikan sebagai forum untuk kampanyelah,” tegas Kiyai Ma’ruf usai menghadiri acara diskusi yang digelar DPP PDIP Bidang Politik dan Keamanan, di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (27/4).
Lebih lanjut, ketika dipertegas apakah pernyataan ajakan Amien Rais itu salah?. Kiyai Ma’ruf menekankan bahwasanya tidak elok mempolitisasi tempat ibadah.
“Dipolitisasi, digunakan untuk kepentingan politik jangka pendek. Tapi, kalau politik keagamaan, politik kebangsaan dan kenegaraan harus, kalau politik yang tidak dijiwai agama kan nanti jadi politik tidak santun, kemudian timbulnya money politik,” pungkas Rais ‘Aam PBNU itu.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memaknai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum…
MONITOR, Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 509.684 kendaraan keluar wilayah Jabotabek pada…
MONITOR, Tangerang — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, warga…
MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa pekerja kompeten menjadi salah satu kunci…
MONITOR, JAKARTA – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti…