SUMATERA

Pasangan Edy-Musa Dinilai Mampu Yakinkan Publik Bawa Sumut Lebih Baik

MONITOR, Medan – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara nomor urut 1, Edy Rahmayadi – Musa Rajekshah dinilai berhasil meyakinkan publik untuk memperbaiki Sumut ke depan. Pengamat Politik Erwin Simbolon menilai, buzz campaign relawan pemenangan Edy – Musa telah berhasil meyakinkan publik bahwa Sumut memerlukan figur yang kuat, tegas serta punya kemampuan manajemen dan mampu memperbaiki keadaan.

Erwin yang juga merupakan Peneliti Konsepindo Research & Consulting itu menilai, tidak mudah bagi Djarot untuk diterima warga Sumut. Selain kental nuansa kiriman dari Jakarta, pengalaman Djarot sebagai figur yang kalah dalam pilkada DKI juga tak bisa hilang.

“Ada kesan, setelah kalah di DKI mau nyoba di Sumut. Itu muncul dalam beberapa fokus grup diskusi yang kami gelar,” ujarnya kepada wartawan di Medan, Rabu (25/4).

Sementara itu, lanjut Erwin Edy Rahmayadi mendapat poin positif sebagai sosok putra daerah yang pulang kampung, kembali ke daerahnya untuk membangun.

“Edy Rahmayadi itu dipersepsikan publik sebagai pemimpin nasional. Jenderal dari pusat yang justru sengaja balik ke daerahnya karena panggilan nurani. Itu diferensiasi antara Djarot dengan Edy,” tambahnya.

Erwin menyatakan isu SARA yang ditakutkan akan diimpor dari pilkada DKI ke Pulgubsu karena kehadiran Djarot, juga tidak terjadi. Warga Sumut sudah terbiasa hidup rukun damai berdampingan sehingga perbedaan pandangan dan pilihan politik tidak sampai mengganggu kehidupan normal sehari-hari.

Dalam FGD yang digelar lembaganya, Erwin mengungkapkan temuan jika publik Sumut baik di daerah basis muslim maupun daerah basis kristen, semua bersepakat uituk tidak sampai menjadikan masyarakat terpecah karena adanya pilgubsu (Pemilihan Gubernur Sumatera Utara).

“Semua bersedia menjaga perdamaian dan menjauhkan diri dari isu sensitif yang potensial memicu perpecahan. Mereka malah meminta Edy dan Djarot serta Musa Rajekshah dan Sihar Sitorus untuk selalu bergandengan tangan, jangan saling serang dan seperti bermusuhan. Rakyat akan memilih pemimpin bukan juara tinju,” pungkasnya.

Recent Posts

Stafsus Menag Sambangi Ponpes Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Tawarkan Trauma Healing untuk Santri

MONITOR, Sukoharjo – Kementerian Agama (Kemenag) RI menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan pelayanan, pembinaan, dan…

1 hari yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Resmi Dibuka Menag, Dorong Integrasi Sains dan Nilai Agama

MONITOR, Yogyakarta - Ajang Olimpiade Agama, Sains, dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam…

1 hari yang lalu

Kementan Percepat Penyerapan Telur, Peternak Mikro dan Kecil Jadi Prioritas

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat penyerapan telur ayam ras senilai Rp30 miliar melalui…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus mengupayakan pemulihan aktivitas usaha…

2 hari yang lalu

Dari Ketahanan Keluarga hingga Kompetensi Digital, Ini Tiga Tantangan Strategis Penghulu

MONITOR, Tangerang Selatan - Kepala Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian…

2 hari yang lalu

Desak Kasus Penyadapan Ilegal Diusut Tuntas, MUI Ingatkan Larangan Tajassus dalam Islam

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus dugaan…

2 hari yang lalu