MONITOR, Jakarta – Direktur Indonesia Resources Studies (IRESS) Marwan Batubara berpendapat pada diskusi ‘Menyoal Kinerja PT. Telkom’ bahwa perusahaan berplat merah ini dinilai ketinggalan penetrasi ke arah digital. Sebab, Telkom tidak maksimal dalam peningkatan pengguna internet serta tumbuhnya industri e-commerce.
“Telkom gagal memanfaatkan momentum. Harusnya, sebagai salah satu penunjang utama internet dan e-commerce, bisnis Telkom meningkat tapi, kok, turun,” kata Marwan di Jakarta.
Lanjutnya, Telkom merupakan perusahaan padat teknologi. Sebab itu, kesempatan bisnis Telkom akan terbuka lebar jika mereka mampu mengikuti perkembangan serta memanfaatkan teknologi dengan maksimal.
Marwan mencontohkan, perkembangan e-commerce sejatinya sudah bisa diprediksi sejak dua atau tiga tahun lalu. Begitu pula dengan prediksi teknologi tren yang akan datang seperti apa di masa depan.
“Masalahnya mungkin sudah lama duduk di tempat. Terus, enggak didukung litbang yang kuat. Di sini yang bermasalah,” jelasnya.
MONITOR, Jakarta - QUTB GLOBAL Indonesia mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia dan penyelenggara konser Andrea Bocelli…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Indonesia Skills Competition (InaSkills) tahun 2026 di…
MONITOR, Surabaya – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong peningkatan…
MONITOR, Assisi - Gagasan Menteri Agama Republik Indonesia yang juga Imam Besar Masjid Istiqlal, Nasaruddin…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mempercepat pemulihan ekonomi pascabencana melalui…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah tengah melakukan pembahasan teknis mengenai usulan insentif bagi kendaraan hybrid. Menteri…