Categories: BERITAMEGAPOLITAN

Cegah Kenaikan Bapok, Sandi Minta Pedagang Pasar Jaya Gunakan OYES

MONITOR, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno meminta pedagang Pasar Jaya menggunakan aplikasi OYES. Aplikasi pemesanan barang yang dikembangkan PD Pasar Jaya ini dianggap bisa memutus mata rantai distribusi sehingga bisa menekan harga-harga kebutuhan pokok saat bulan Ramadhan nanti.

"Nanti datang dengan sendirinya biayanya sangat terjangkau. Tidak perlu ke JakGrosir, dapat harga murah bersaing, dan insya Allah ini akan memudahkan para pedagang, masuk bulan suci Ramadan, memastikan bahwa harga-harga terjangkau untuk masyarakat," ujar Sandi di Pasar Koja, Jakarta Utara, Selasa (17/4).

Menurutnya, aplikasi OYES merupakan sebuah terobosan inovasi dari PD Pasar Jaya untuk memudahkan pedagang dan masyarakat Jakarta. Terlebih, ungkapnya, pedagang juga bisa mengajukan kredit pembiayaan kepada perbankan yang telah bekerja sama dengan PD Pasar Jaya melalui aplikasi itu.

"Insya Allah kalau kita punya kemampuan untuk pakai OYES. Ada bank DKI. Nah, bank DKI juga ikut nanti OYES, semua kita berikan permodalan yang murah 7 persen per tahun. Amin. Jadi kalau minjam 10 juta, biayanya cuma 700.000 bunganya," katanya.

Dengan adanya aplikasi ini, pihaknya berupaya mendorong pedagang di Jakarta untuk mengakses produk-produk dengan pasokan yang sangat terjamin. Pasalnya, produk yang dipesan akan diantarkan langsung oleh petugas Pasar Jaya dari pusat perkulakan atau Jakgrosir.

"Jangan sampai ada kelangkaan pasokan. Jangan sampai ada tersendatnya distribusi. Kita pastikan masuk bulan Ramadan, warga masyarakat mendapat layanan yang terbaik. Kedua, harganya harus terjangkau dengan proses distribusi yang terbuka dan berkeadilan," ungkapnya.

Menjelang bulan Ramadhan ini, pihaknya meminta PD Pasar Jaya, PD Darmajaya dan PT Tjipinang Food Station untuk menjaga kestabilan harga-harga kebutuhan pokok. Terlebih saat ini, kondisi ekonomi nasional sedang melambat. Ke depan, kata Sandi, PD Pasar Jaya akan membangun Jakgrosir di setiap wilayah kota di Jakarta.

"Food Station sudah siap untuk memasok, PD Pasar Jaya untuk mendistribusikan. Para pedagangnya sekarang kita sentuh. Karena satu bulan menjelang Ramadan, H-30 kita harapkan ini menjadi langkah oleh Pemprov DKI untuk memastikan bahwa harga pangan khususnya koordinasi kita dengan Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan, bisa memastikan harga stabil dan tidak melonjak," jelasnya.

Recent Posts

Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen

MONITOR, Sragen — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, mengapresiasi langkah Pemerintah…

2 jam yang lalu

Kemenag Buka Pendaftaran Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Pesantren Diminta Ajukan Tokoh Terbaik

MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) resmi membuka pendaftaran…

2 jam yang lalu

Dikelola Resmi, Pembayaran Dam Jemaah Haji Indonesia Jadi Catatan Sejarah

MONITOR, Makkah — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut pengelolaan pembayaran dam…

2 jam yang lalu

Wamen Fajar: Semangat Harkitnas Jadi Ruh dalam Kebijakan Pendidikan Presiden Prabowo

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa semangat…

2 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta : Harkitnas 2026 Momentum Kebangkitan SDM, Inovasi dan Kemandirian Bangsa

MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 harus dimaknai bukan sekadar seremoni historis…

5 jam yang lalu

Kemenhaj Matangkan Skema Armuzna, Jemaah Diminta Disiplin Jadwal dan Hemat Tenaga

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah mematangkan skema pergerakan jemaah pada fase puncak haji…

14 jam yang lalu