MONITOR, Jakarta – Puluhan massa yang mengatasnamakan Front Aksi Mahasiswa Jakarta Raya (FAM Jaya) menggeruduk kantor Gubernur Jakarta Anies Baswedan, Senin (16/4). Diketahui, kedatangan mereka untuk menagih janji Anies saat pilkada. Mereka menilai Anies tak komitmen dalam merealisikan janjinya.
"Kami memilih pasangan Anies – Sandi karena janji yang ditawarkan, tetapi realisasinya masih 'nol besar‘ alias belum ada sama sekali setelah 6 bulan berkuasa," ujar kordinator aksi Ahmadi Rizkiansyah.
Disebutkan Ahmadi, janji itu antara Iain, mengubah program OKE OCE dari modal bergulir menjadi Pemprov melalui kantor kecamatan membantu akses pinjaman bank terutama Bank DKl. Tentu saja mengikuti suku bunga yang berlaku di perbankan sebesar 13 persen.
"lni adalah pembohongan dari janji kampanye Anies-Sandi," tandasnya.
Kemudian program DP rumah 0 persen, janjinya adalah akan membangun rumah tapak namun pada realisasinya adalah pembangunan model rumah susun dengan syarat berat, minimal bergaji 7 juta Rupiah yang tak mungkin di akses warga miskin.
Berikutnya adalah soal data Kartu Jakarta Pintar (KJP) plus oleh oleh Dinas Pendidikan DKI di potong dari 700 ribu siswa menjadi hanya 400 ribu siswa pengguna KJP Plus.
"Datanya bodong, KJP plus nya bodong, padahal mereka adalah anak-anak warga DKI yang tergolong miskin. Bukannya KJP Plus malah KJP Minus," tukas dia.
MONITOR, Jeddah - Menteri Haji dan Umrah, Moch. Irfan Yusuf memimpin kedatangan rombongan Amirulhaj gelombang…
MONITOR, Sragen — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, mengapresiasi langkah Pemerintah…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) resmi membuka pendaftaran…
MONITOR, Makkah — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, menyebut pengelolaan pembayaran dam…
MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Fajar Riza Ul Haq menegaskan bahwa semangat…
MONITOR, Jakarta - Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026 harus dimaknai bukan sekadar seremoni historis…