Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

Langkah Berani Bank DKI Topang Kemajuan Universitas Pamulang

MONITOR Tangerang Selatan – Berdiri pada tahun 2004 dibawah Yayasan Sasmita Jaya,  Universitas Pamulang (Unpam) kian menunjukkan tajinya di dunia pendidikan. Ya, bukan hanya karena biaya kuliahnya yang terjangkau masyarakat, infrastruktur penunjang seperti gedung yang mulanya hanya terletak di Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan, hingga terbangun gedung sepuluh lantai di kawasan Buaran, Serpong, Kampus Unpam Victor.

(Kampus Universitas Pamulang | foto: MONITOR)


Berkat perkembangan infrastruktur penunjang pendidikan tersebut, Unpam mentargetkan 100 ribu mahasiswa baru setiap tahunnya. Tentu Unpam kini menjadi oase ditengah mahalnya biaya pendidikan di luar sana, memberikan kesempatan bagi anak-anak Provinsi Banten, bahkan seluruh Indonesia untuk berkuliah dengan biaya terjangkau.

Berbicara kepada MONITOR, Rektor Universitas Pamulang Drs. H. Dayat Hidayat, M.M menceritakan, sungguh perjalanan yang panjang hingga akhirnya Unpam mampu berdiri tegak seperti sekarang ini. Ditengah perjuangan tersebut, kemudian Bank DKI hadir 2004 silam sebagai pendorong berdirinya Unpam, sebuah lembaga pendidikan yang ramah terhadap masyarakat miskin.

“Sasmita Jaya sebelum ada Universitas Pamulang, ada STM dan SMA Sasmita Jaya. Dulu hampir semua bank baik swasta maupun negeri tidak ada yang mau ambil risiko untuk mendukung lembaga-lembaga atau yayasan pendidikan. Karena dianggap tidak menguntungkan secara bisnis. Bahkan mungkin berisiko,” tutur Dayat Hidayat di ruang kerjanya, Pamulang, Tangerang Selatan, Kamis (1/3).

(Rektor Universitas Pamulang Drs. H. Dayat Hidayat, M.M​ | Foto: MONITOR)


Dayat menjelaskan, sebelum berdirinya Unpam, pihaknya sempat berkeliling bank untuk menawarkan kerjasama investasi untuk kemajuan universitas yang terletak di jantung kota Tangerang Selatan tersebut, alih-alih mendapatkan bantuan dana, pihak bank yang ada kala itu menolak mentah-mentah tawaran Unpam karena alasan kredibilitas. Bank DKI lah yang kemudian menjadi satu-satunya bank yang mau menggelontorkan dananya demi kemajuan Unpam.

“Kami dulu mendatangi semua bank, semuanya menolak, dianggapnya increadible. Ternyata yang berani saat itu, yang memberikan kesepatan kepada kami untuk mengembangkan lembaga pendidikan ini adalah Bank DKI,” paparnya.

Sebagai perbankan, lanjut Dayat, Bank DKI telah menggelontorkan dana yang terbilang besar untuk kemajuan Unpam, mulai dari pinjaman kecil hingga pinjaman besar dan menopang Unpam secara ekonomi tanpa memberatkan finansial mahasiswa. “Saya katakan, Unpam tidak pernah menarik uang gedung kepada masyarakat, kepada mahasiswa. Jadi hingga terjadi pembangunan yang sekarang ini, hingga terbangun gedung sepuluh lantai di Victor, itu memang disuport oleh Bank DKI,” katanya.

(Progres pembangunan Kampus Unpam Victor, Serpong | Sumber gambar: Google Map: 2017)


Komitmen Bank DKI terhadap Unpam kemudian dikatakan menarik minat bank-bank lain untuk berinvestasi di lembaga pendidikan yang terbilang muda tersebut. Hal itu sejalan dengan kebutuhan Unpam sebagai lembaga pendidikan yang terus berkembang dengan minat calon mahasiswa dari berbagai daerah yang semakin tinggi, kebutuhan infrastruktur pun kian mendesak.

“Begitu mulai besar, semua Bank datang. Semuanya memberikan penawaran, karena Unpam ini membutuhkan banyak dana, sehingga kami sekarang ini bekerjasama bukan hanya dengan Bank DKI, tetapi juga dengan Bank BTN, kemudian dengan Bank Mandiri, tapi yang jelas memang awal yang mensuport kegiatan akademik, pembangunan dan sebagainya itu adalah Bank DKI,” papar Dayat.

“Sejak pertama kali berdiri, Bank DKI sudah menopang Unpam, besar kecilnya kan tergantung kebutuhan infrastruktur,” tambahnya.

Recent Posts

Komisi IX DPR Soroti 6 Ribu Bayi Meninggal Tiap Tahun

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menaruh perhatian serius terhadap…

4 jam yang lalu

Soroti Praktik TPPO Berkedok Perjalanan Wisata, Legislator Desak Pemerintah Perbarui Strategi Pencegahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah menyoroti penangkapan buronan internasional kasus tindak…

4 jam yang lalu

Marak Kecelakaan Kapal, Puan Soroti Minimnya Faktor Keamanan Transportasi Laut

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti minimnya faktor keselamatan dan keamanan transportasi…

4 jam yang lalu

DeepTalk Indonesia: Kasus Hukum Febrie Adriansyah Momentum Reformasi Kejaksaan

MONITOR, Jakarta - Akademisi, praktisi hukum, aktivis dan mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong…

5 jam yang lalu

Harlah ke-25 PonPes Al-Qur’aniyyah, Pesantren sebagai Penggerak Ekonomi Umat

MONITOR, Tangerang Selatan – Staf Ahli Menteri UMKM Bidang Hukum dan Kebijakan Publik, Reghi Perdana,…

6 jam yang lalu

Bibit Kelapa Unggul Natuna Kian Diminati, Karantina Kepri Kawal Pengiriman 80.000 Butir ke Bintan

MONITOR, Natuna - Potensi kelapa unggul asal Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, terus menarik minat pelaku…

7 jam yang lalu