Categories: NASIONALPOLITIK

Kowani Dorong Perempuan Tingkatkan Partisipasi Politik

MONITOR, Jakarta – Keterwakilan perempuan dalam sektor politik khususnya politik kepartaian sangatlah penting. Ketua Kongres Wanita Indonesia (Kowani) yang membidangi politik, Ibu Onny Jafar Hafsah, mengatakan partai politik seharusnya mampu all out dalam memberikan peluang bagi perempuan untuk berperan di bidang politik.

"Bukan hanya karena ketentuan 30% Keberadaan perempuan, tetapi kita sadari pentingnya keterwakilan perempuan di Parlemen dengan melakukan langkah-langkah strategis dan sistematis untuk memperjuangkan perempuan sampai terpilih menjadi anggota legislative (Affirmative Action)," ujarnya di Gedung Kowani, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/2).

Menyadari hal itu, Onny mengatakan Kowani sudah menyiapkan sejumlah gagasan bagi perempuan di Pemilu Legislatif 2019 mendatang, yang akan dikemas dalam kegiatan sosialiasisi UU Pemilu dan Pembekalan bagi Caleg Perempuan yang dilaksanakan hari ini, Rabu (28/2). Diantaranya, pembekalan mengenai pengetahuan tentang sistem pemilu, UU kepemiluan dan Kepartaian.

"Sehingga bidang politik Kowani menitik beratkan programnya pada upaya keterwakilan perempuan di sektor publik menjadi mainstream gerakan dan program kerja bidang," paparnya.

Onny pun menekankan pentingnya konsolidasi perempuan, baik internal maupun eksternal partai. Hal ini dirasa penting untuk membangun kekuatan politik di era demokrasi jelang Pileg 2019.

Konsolidasi kekuatan Politik Perempuan, kata Onny, juga harus seirama dengan konsolidasi kekuatan ekonomi. Menurutnya, hal ini menjadi tugas bersama untuk mempercepat langkah-langkah penguatan ekonomi perempuan, karena kekuatan ekonomi merupakan bagian integral yang tak terpisahkan dari kekuatan politik.

"Organisasi Perempuan harus melakukan konsolidasi internal dan eksternal, jangan hanya terfokus pada peran gerakan perempuan (program pemberdayaan,-red) dan mobilisasi massa. Akan tetapi juga terfokus pada perebutan posisi-posisi strategis baik di eksekutif, legislatif maupun Yudikatif," tegasnya.

Terakhir, ia meyakini para peserta sosialisasi bisa maju mencalonkan diri menjadi calon anggota legislatif baik di tataran DPR RI maupun DPRD masing-masing.

"Ibu-ibu disini kan sudah terbiasa ya kerja sosial, perlu ini untuk bisa terlibat langsung di parlemen. Saya berdoa dan yakin 100 persen, ibu-ibu disini insyaallah maju menjadi caleg yakin 100 persen disini insyaallah maju menjadi caleg. Kita semua berdoa semoga semua dapat masuk di DPR RI," harapnya.

Recent Posts

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

4 jam yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

4 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

12 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

1 hari yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

1 hari yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 hari yang lalu