Categories: EKONOMI

Dirut Jasa Marga Minta Anak Usahanya Perhatikan SMK3

MONITOR, Jakarta – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk. Desi Arryani mengunjungi pembangunan proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) untuk kali pertamanya pascakeluarnya moratorium dari Kementerian PUPR perihal penghentian proyek yang bersifat melayang atau elevated.

Dalam kunjungannya kali ini, Desi yang didampingi oleh Direktur Utama PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) Djoko Dwijono dan General Manager Jasa Marga Cabang Cikampek Raddy R. Lukman, diberi penjelasan mengenai progres pengerjaan proyek jalan tol layang sepanjang 38 Km tersebut.

"Sebelum diberlakukannya moratorium, progres pembangunan konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated), jalan layang tol yang membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat ini telah mencapai 24,48 %," terang Djoko dihadapan Desi, Minggu (25/2).

Ya, dengan diberlakukannya moratorium, tentunya progres pembangunan fisik yang bersifat melayang / elevated ( pekerjaan dengan kegiatan pengangkatan/ lifting ) pada proyek ini harus dihentikan sampai dengan dapat dinyatakan dapat diteruskan melalui proses evaluasi yang mendalam. 

Mendengar hal itu, Desi berharap, selama vakumnya pembangunan konstruksi yang bersifat melayang, PT JJC dapat tetap bekerja untuk membangun proyek pada bagian non elevated/ at grade.

Selain itu, Desi juga mengimbau keras kepada anak usahanya tersebut untuk selalu memperhatikan dan menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), serta standar dan prosedur yang berlaku, secara konsisten agar meniadakan kecelakaan kerja pada saat pengerjaan proyek (zero accident ).

Pada kesempatan yang sama itu pula, Desi menegaskan bahwa Jasa Marga mendukung penuh kebijakan Pemerintah terkait penghentian sementara pengerjaan proyek yang bersifat elevated dan jembatan-jembatan. 

"Jasa Marga juga akan mengevaluasi kembali seluruh metode kerja dan prosedur konstruksi khususnya terkait keselamatan dan kesehatan kerja," tandas Desi.

Untuk diketahui, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II (Elevated) ini merupakan proyek inisasi Jasa Marga yang digadang menjadi solusi dari kepadatan yang sering terjadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek, sekaligus sebagai jalur alternatif bagi pengguna jalan tol yang akan menuju ke Cikampek / Bandung atau menuju Jakarta. Jalan tol sepanjang kurang lebih 38 Km ini membentang di Ruas Cikunir-Karawang Barat.

Recent Posts

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

5 jam yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

5 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

13 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

1 hari yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

1 hari yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 hari yang lalu