Categories: NASIONALPOLITIK

Alvara Research: Titik Lemah Pemerintahan Jokowi di Sektor Ekonomi

MONITOR, Jakarta – Sebagai salah satu tolak ukur untuk mengetahui sejauh mana tingkat kepercayaan masyarakat kepada kinerja Presiden Jokowi untuk maju kembali dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2019 mendatang, Alvara Research melakukan survei pada tingkat kepuasan kinerja Jokowi selama memimpin.

Ketua Founder Alvara Hasanudin Ali menyebutkan tingkat kepuasan pada kinerja Jokowi saat ini sudah berada pada angka 77,3 persen. Ali menjelaskan, angka tersebut menunjukan sebagian besar publik Tanah Air mengapresiasi terhadap kinerja dari mantan Gubernur DKI Jakarta dan mantan Walikota Solo itu.

"Melihat angka kepuasan tersebut menunjukkan bahwa kinerja Jokowi cukup diapresiasi publik. Publik merasa puas dengan kinerja Jokowi," kata Ali saat diwawancarai di Hotel Oria, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (23/2).

Ali menjelaskan bahwa tingkat kepuasan tertinggi yakni datang dari masyarakat Sulawesi, yaitu sebesar 89 persen. Selain itu warga pulau Jawa yang cukup besar jumlah penduduknya menyambut baik prestasi Jokowi selama memimpin negeri ini.

"Di pulau Jawa Kinerja Jokowi mendapat nilai sebesar 83.2 persen dan di Kalimantan sebesar 82,7 persen," ungkap Ali.

Lebih jauh Ali mengungkapkan bahwa respon atas kinerja Jokowi yang paling rendah ada di daerah Nusa Tenggara Barat, yang dimana diwilayah tersebut Jokowi hanya mengantongi 63.6 persen, disusul oleh daerah Sumatera dengan angka 62, 2 persen dan daerah Papua hanya 51.1 persen.

Selain itu Ali mengatakan tingkat kepuasan masyarakat Indonesia terhadap kinerja Jokowi terdapat pada aspek telekomunikasi dan internet dengan torehan angka sebesar 87.9 persen, selanjutnya pada pelayanan kesehatan sebesar 87,8 persen dan aspek pelayanan pendidikan sebesar 86.4 persen.

"Aspek yang menjadi titik Iemah Jokowi berada di bidang ekonomi, terutama pada aspek kemudahan lapangan kerja disini angkanya hanya 59.8 persen. Selain itu pengentasan kemiskinan juga hanya mendapatkan angka 58.1 persen dan aspek stabilitas harga kebutuhan pokok 55.7 persen," paparnya.

Recent Posts

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

6 jam yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

6 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

14 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

1 hari yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

1 hari yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 hari yang lalu