Categories: HUKUMNASIONAL

KPK Tegaskan Novel masih Jabat Kasatgas di Deputi Penindakan

MONITOR, Jakarta – Kepulangan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan disambut suka cita oleh para anggota lembaga anti rasuah tersebut. Meski belum aktif sebagai penyidik, pihak KPK telah menegaskan bahwa Novel masih menjabat sebagai Kasatgas di Direktorat Kedeputian Bidang Penindakan.

"Sampai saat ini belum ada perubahan sama sekali. Posisi Novel masih di Direktorat Penyidikan masih dalam posisi Kepala Satgas dalam Deputi Bidang Penindakan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (22/2).

Febri mengatakan, sampai saat ini kondisi Novel masih dalam tahap pemulihan sehingga belum bisa aktif sebagai penyidik KPK. Selain itu, Novel juga harus beristirahat hingga menunggu operasi tahap dua yang direncanakan pada April mendatang.

"Operasi tahap kedua dilakukan baru direncanakan sekitar bulan April ya. Kalau bisa lebih cepat tentu lebih baik itu semata tergantung pada perkembangan kesehatan Novel," ujar Febri.

"Setelah operasi tentu ada proses peralihan atau recovery nanti dalam rentang waktu itu akan dicek lagi oleh dokter apakah sudah bisa bekerja atau belum," imbuh Febri.

Penyidik senior KPK Novel Baswedan akhirnya tiba di gedung anti rasuah, Kamis siang, pukul 12.35 WIB. Dia disambut oleh pimpinan KPK dan mantan Ketua KPK Abraham Samad.

Setibanya di gedung KPK, Kamis (22/2), usai dirawat di rumah sakit di Singapura, Novel Baswedan memberikan semangat kepada rekan-rekannya juga para aktivis antikorupsi untuk terus semangat memberantas korupsi.

"Saya mengharapkan hal ini juga berkaitan dengan rekan-rekan semua, baik pegawai KPK para aktivis penegak hukum dalam rangka memberantas korupsi, menularkan hal yang sama. Kita semakin berani, semakin sungguh-sungguh dalam tugas memberantas korupsi," kata Novel nampak didampingi pimpinan KPK dan mantan pimpinan KPK.

Novel menghimbau kepada rekan-rekannya dan sesama aktivis antikorupsi untuk tidak takut dalam memerangi segala tindak pidana Korupsi yang semakin memperparah di Tanah Air. 

"Jika Apa yang terjadi dalam diri saya menjadi takut, tentunya ini menjadi kemenangan bagi pelaku penyerangan dan saya tidak ingin ini terjadi," ucap penyidik senior KPK itu.

Recent Posts

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

7 jam yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

7 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

15 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

1 hari yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

1 hari yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 hari yang lalu