MONITOR, Jakarta – Mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo meminta semua pihak utamanya masyarakat, TNI-Polri untuk menjaga ulama. Hal tersebut disuarakan Gatot menyikapi aksi teror terhadap pemuka agama yang akhir-akhir ini marak terjadi.
Gatot menegaskan ulama memiliki andil besar terhadap kemerdekaan Indonesia. Bahkan menurut pria yang digadang-gadang maju di Pilpres 2019 itu dirinya menjadi panglima TNI tidak terlepas dari bimbingan ulama.
"Terkait dengan beberapa kejadian yang menimpa beberapa pemuka agama akhir-akhir ini, saya mengimbau agar umat Islam, TNI dan Polri bersama-sama menjaga para ulama dan ustaz," kata Gatot, melalui keterangan tertulis kepada media, Kamis (22/2).
"Saya menjadi panglima TNI karena bimbingan para ulama. Saya mengucapkan terima kasih atas nama seluruh prajurit TNI kepada para ulama yang telah menjaga keamanan dari zaman pra kemerdekaan, serta membangun umat Islam yang rahmatin lil allamin hingga kini," tegasnya.
Gatot juga menghimbau agar semua pihak untuk memerangi hoax di media sosial dan menghindari upaya adu domba pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.
“Jangan sampai orang Islam diadu dengan orang Islam seperti yang terjadi di Syria,” tandasnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…
MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…
MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…
MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…
MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…