Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Kementerian ESDM: Pendapatan Hulu Migas Nasional Kembali Membaik

MONITOR, Jakarta – Pendapatan hulu migas nasional kembali membaik. Hingga akhir tahun 2017, penerimaan migas bagian Pemerintah tercatat sebesar US$ 13,1 miliar. Ada 4 fakta penting terkait penerimaan migas tahun 2017 tersebut. Demikian disampaikan Agung Pribadi, Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (6/1).

"Poin pertama, penerimaan migas bagian Pemerintah sebesar US$ 13,1 miliar tahun 2017, lebih besar dari cost recovery pada tahun yang sama sebesar US$ 11,3 miliar. Ini pertama kali terjadi sejak 3 tahun terakhir. Tahun 2015 dan 2016, penerimaan Pemerintah selalu lebih kecil dari cost recovery," ungkap Agung seperti dikutip Monitor dari laman esdm.go.id

Poin kedua, penerimaan migas Pemerintah tersebut lebih besar dibanding tahun sebelumnya yang hanya membukukan nilai sebesar US$ 9,9 miliar. "Artinya, naik US$ 3,2 miliar dibanding tahun 2016," ungkap Agung Pribadi.

Berikutnya terkait cost recovery migas yang merupakan faktor yang mempengaruhi penerimaan migas Pemerintah.

"Poin ketiga, cost recovery tahun 2017 sebesar US$ 11,3 miliar, lebih rendah dibanding tahun lalu sebesar US$ 11,5 miliar. Saya kira ini adalah buah dari efisiensi yang terus didorong oleh Menteri ESDM dan Wamen ESDM selama lebih dari setahun terakhir ini," pungkas Agung.

Yang terakhir, apabila penerimaan migas dilihat dari unsur Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) saja, maka besarannya melebihi target dalam APBN-P 2017.

"Poin keempat, PNBP migas tahun 2017 lebih besar dari target APBN-P 2017. PNBP migas tercatat sebesar Rp. 85,6 triliun atau 112% dari target APBN-P 2017 sebesar Rp. 76,7 triliun,"tambah Agung.

Selain itu, Agung juga menambahkan bahwa lelang blok migas dengan skema gross split tahun 2017, akhirnya ditutup menggembirakan. "5 blok migas diminati oleh 7 kontraktor. Dari 5 blok tersebut, ada satu blok migas yang diminati oleh 3 kontraktor, yaitu Andaman II. Upaya Pemerintah mendorong efisiensi melalui kontrak migas gross split mulai membuahkan hasil," ungkap Agung

Recent Posts

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

11 jam yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

12 jam yang lalu

Universitas Islam Depok dan Hartford International University USA Jalin Kemitraan Perkuat Dialog Antarumat dan Akademik

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…

1 hari yang lalu

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

2 hari yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

2 hari yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

3 hari yang lalu