MONITOR, Jakarta – Politisi PDI Perjuangan dan Anggota DPR RI, Maruarar Sirait, mengapresiasi kinerja TNI dan Polri dalam pengamanan Natal. Dengan peran TNI dan Polri, perayaan Natal 2017 berjalan dengan aman dan damai.
"Keamanan Natal merupakan kado terindah dari TNI dan Polri, dari pemerintah dan negara bagi kita semua," Kata Maruarar pada acara open house Natal di kediamannya di bilangan Bintaro, Jakarta Selatan, Senin malam (25/12).
Maruarar mengatakan, bagaimana TNI dan Polri dalam bekerjasama, bersatu dengan rakyat dan pemerintah dalam mengurus negara ini.
Saat ini, menurut Ara sapaan akrab politisi muda PDI Perjuangan ini, adalah momentum sebagaimana dikatakan Bung Karno dengan Jas Merah (Jangan sekali-kali melupakan sejarah).
"Jangan melupakan sejarah. Malam ini saya menyampaikan harapan kepada panglima TNI dan Kapolri dibuat sejarah. Disitulah dibuat TNI-Polri sangat harmonis untuk menjaga Pancasila dan NKRI," kata Ara.
Kekompakan Kapolri-Panglima TNI saat ini akan menjadi contoh bagi junior-junoirnya bagaimana menjaga Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Indonesia butuh teladan dan contoh seperti kekompakan antara Kapolri dan Panglima TNI. Sejarah di Polri dan TNi sedang dibuat," katanya.
Pada Opeh House Natal, selain Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Pol Tito Karnavian, hadir juga sejumlah tokoh politik dan tokoh nasional hadir dalam acara tersebut, seperti Sabam Sirait, Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham, Walikota Bogor Bima Arya, politisi PDI Perjuangan Rieke Dyah Pitaloka, politisi Golkar Misbakhun, Zainudin Amali dan Ketua BPKP RI Ardan Adiperdana, Ketua Umum HMI Mulyadi, dan Ketua Umum GMKI Marthin Sinurat.
