MONITOR, Riyadh – Masyarakat internasional hari ini saling mendukung Palestina untuk memperjuangkan hak kemerdekaannya, yakni mendapatkan status Jerusalem Timur sebagai ibukota. Diketahui, Palestina sudah lama terlibat konflik sengketa Jerusalem, wilayah yang dikenal sebagai kota suci tiga agama.
Semua negara di belahan dunia pun memberikan dukungan, termasuk kerajaan Arab Saudi. Melalui Raja Arab Salman bin Abdulaziz As-Saud, Saudi memberikan dukungan penuh kepada Palestina untuk merebut kembali haknya.
Pernyataan ini dia lontarkan, saat Presiden Palestina Mahmoud Abbas, berkunjung ke Saudi. Selama pertemuan itu, Raja Salman menegaskan hak rakyat Palestina untuk negara merdeka.
Sebagai Informasi, pada awal Desember lalu Saudi mengungkapkan kekecewaan atas keputusan Presiden AS Donald Trump, yang mengakui secara sepihak Jerusalem ibukota Israel. Selain itu, Trump menugaskan anak buahnya untuk memindahkan kedutaan besar AS di Israel ke kota "sengketa" itu.
"Langkah itu tidak mengubah hak rakyat Palestina atas Yerusalem dan wilayah lain Palestina yang diduduki Israel," ujarnya.
Saudi kemudian memperingatkan bahwa langkah Trump itu sebagai kemunduran drastis dalam memajukan proses perdamaian Palestina-Israel.
MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…
MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…
MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…
MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…