Rabu, 29 April, 2026

Kemendag Dorong Produk Ekspor Non Migas Rajai Pasar Global

MONITOR, Jakarta – Seiring naiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia dari tahun ke tahun, tenaga ekspor juga ikut mengalami kenaikan tercatat pada medio pertengahan juni 2017 hingga 14,03%. Angka kenaikan tenaga ekspor tersebut didominasi oleh produk non migas.

Hal ini berdasarkan data Kementerian Perdagangan yang disampaikan oleh Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Tjahya Wijayanti pada saat menghadiri perayaan Hari Pakai Produk Indonesia di halaman Gedung Sarinah Jakara, Minggu (10/12).

"Begitu juga dengan tenaga ekspor kita, Juni ini tercatat kenaikan 14,03 persen," kata Tjahya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, sebanyak 90 persen dari produk non migas tersebut adalah produk ekspor yang berasal dari sektor pengolahanan, pertanian, dan pengolahan bahan tambang.

- Advertisement -

Tjahya menilai, dengan meningkatan ekspor ini, harus dimanfaatkan oleh pelaku usaha domestik agar bisa menghasilkan produk dalam negeri yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

"Sehingga bisa jadi raja tidak hanya di pasar domestik tapi juga pasar global. Serta yang terutama upaya kita untuk meningkatkan ekspor non migas," tuturnya.

Sesuai visi dan amanat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan, memanfaatkan produk dalam negeri memang menjadi cara agar harga produk di pasar domestik tetap stabil.

"Jadi intinya menyerap produksi dalam negeri. Presiden juga berpesan agar kami menjaga neraca perdagangan melalui peningkatan ekspor non migas. Terakhir, melakukan revitalisasi pasar yang merupakan salah satu upaya kita untuk bisa menyetarakan pasar rakyat dengan pasar ritel modern sehingga tidak ditinggalkan oleh konsumennya," pungkas Tjahya.

 

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER