Categories: EKONOMIINDUSTRI

Kadin Dorong Peningkatan Sektor Industri

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Rosan P Roeslani menyatakan, peran sektor industri harus terus ditingkatkan karena dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi nasional. Upaya ini tidak hanya dilakukan oleh Indonesia, tetapi banyak negara termasuk dikawasan Asia Tenggara telah melakukan hal yang sama.

“Negara-negara maju pun meningkatkan industrinya, demi meraih pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,” ujarnya. Namun demikian, menurut Rosan, pengusaha atau asosiasi tidak bisa bekerja sendiri dalam meningkatkan peran industri. Kerja sama dan peran pemerintah pun dibutuhkan untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi oleh sektor yang memberikan kontribusi terbesar bagi perekonomian.

Rosan menilai saat ini diperlukan adanya perbaikan krusial dalam mendukung terwujudnya industri berkelanjutan, terutama menyangkut ketersediaan bahan baku, pemanfaatan komponen lokal, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan memperdalam struktur industri yang berdaya saing.

“Industri adalah fondasi bagi pembangunan ekonomi nasional secara menyeluruh. Maka perbaikan struktur ekonomi Indonesia tidak bisa lepas dari upaya memperbaiki struktur industri guna menempatkan sektor industri sebagai motor perekonomian,” paparnya.

Guna mendongkrak produktivitas industri nasional, Kemenperin sudah mendukung melalui pelaksanaan program pendidikan vokasi yang link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan dengan industri, serta program pelatihan berbasis sistem 3in1. Upaya ini mampu menciptakan tenaga kerja yang
kompeten sesuai kebutuhan dunia industri saat ini.

Kemudian, di tengah perkembangan era digital, Kemenperin mendorong sejumlah industri nasional dapat mengaplikasikan sistem kerja Industry 4.0. Sektor manufaktur yang telah siap menerapkan, diantaranya industri otomotif, elektronika, serta makanan dan minuman.

Menperin memastikan, implementasi teknologi pada fase revolusi industri ke-4 saat ini tidak akan menggantikan atau mengurangi peran tenaga kerja manusia, tetapi dapat mendorong peningkatan kompetensi mereka untuk memahami penggunaan teknologi terkini di industri. “Masyarakat tidak perlu cemas dengan perkembangan Industry 4.0 karena bisa menambah peluang kerja baru,” tegasnya.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Industri Johnny Darmawan mengungkapkan, industri manufaktur tidak sebatas pada pendirian dan operasi suatu pabrik. Ada banyak unsur penting lainnya yang perlu dipertimbangkan secara simultan dan menyeluruh, mulai dari ketersediaan bahan baku yang
harus disiapkan secara berkelanjutan.

Selain itu, sumber daya manusia juga menjadi faktor produksi penting yang terus-menerus harus dikembangkan kompetensinya, tidak hanya sekadar bekerja, namun memahami apa yang dikerjakan dan bahkan sampai tingkat menikmati apa yang dikerjakan. “Apabila tahapan tersebut bisa terjewantahkan dengan target dan proyeksi yang jelas, Kadin Indonesia meyakini kebangkitan industri akan menjadi sesuatu yang riil, tergambar melalui kontribusi sektoral yang semakin optimal bagi pembangunan ekonomi nasional,” paparnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, Industri pengolahan nonmigas masih memberikan kontribusi terbesar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada triwulan III tahun 2017 dengan mencapai 17,76 persen. Kontribusi ini lebih tinggi dibanding sektor lainnya. Sementara itu, pertumbuhan industri pengolahan nonmigas pada triwulan III/2017 sebesar 5,49 persen atau di atas dari pertumbuhan ekonomi sebesar 5,06 persen.

Recent Posts

Menaker Tugaskan Pengawas Kawal Kesepakatan Kecelakaan Kerja di Cikarang

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menugaskan pengawas ketenagakerjaan berkoordinasi dan mengawal pelaksanaan kesepakatan…

1 jam yang lalu

Kapolda Banten Ajak Ulama dan Santri Perkuat Sinergi Jaga Kedamaian

MONITOR, Lebak – Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan, S.I.K., M.M., M.H., mengajak kalangan ulama,…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji Khusus Berhak Lunas 1448 H/2027 M

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia resmi merilis Daftar Jemaah Haji…

13 jam yang lalu

OASE III PTKIN di UIN Sunan Kalijaga, Mahasiswa Kembangkan Inovasi Pengelolaan Limbah dan Pemanfaatan Sumber Daya Berbasis Ekoteologi

MONITOR, Yogyakarta - Kompetisi OASE III PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, berbagai cabang…

13 jam yang lalu

OASE III PTKIN 2026 Berakhir Gemilang: Bukti Kampus Islam Siap Bersaing di Kancah Sains dan Teknologi Global

MONITOR, YOGYAKARTA — Ajang bergengsi Olimpiade Agama, Sains, dan Riset Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri…

1 hari yang lalu

Belajar dari Kampus Peringkat Kedua Nasional THE, PTKIS Perkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal

LPM UIN Sunan Kalijaga Berbagi Strategi Implementasi SPMI Berdasarkan Permendiktisaintek Nomor 10 Tahun 2026 MONITOR,…

2 hari yang lalu