Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Penyebaran HIV AIDS Meningkat, Kemensos Dirikan Panti Rehabilitasi ODHA

MONITOR, Jakarta – Kementerian Sosial (Kemensos) RI mendirikan tiga panti Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) untuk memberikan layanan rehabilitasi bagi para ODHA menyusul semakin mengkhawatirkannya tingkat penyebaran virus HIV/AIDS di Indonesia.

"Ini ikhtiar pemerintah melalui Kementerian Sosial di tengah makin menggunung masyarakat yang terinveksi virus HIV/AIDS," ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, saat menutup Pentas Sahabat ODHA dalam rangka Hari AIDS Sedunia melalui siaran pers diterima di Jakarta, Minggu (4/11).

Ketiga panti tersebut masing-masing adalah Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Wasana Bahagia yang merupakan transformasi dari Panti Sosial untuk penyakit kronis di Ternate.

Kedua, Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Bahagia yang merupakan transformasi dari Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Bina Daksa di Medan, dan ketiga Panti Sosial Rehabilitasi Sosial Kahuripan Sukabumi yang semula adalah shelter.

Khofifah menjelaskan, ketiga panti tersebut bertugas memberikan bimbingan, pelayanan dan rehabilitasi sosial dalam bentuk bimbingan pendidikan, fisik, metal, sosial, pelatihan keterampilan, resosialisasi, dan bimbingan lanjut bagi orang dengan HIV agar mampu mandiri dan berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.

"Dalam UU No. 23 Tahun 2014 tegas menyebutkan bahwa tanggung jawab penanganan ODHA baik dalam maupun luar panti menjadi kewenangan Kementerian Sosial," kata dia lagi.

Sedangkan untuk anak, lanjut Khofifah, Kementerian Sosial telah menyiapkan panti rehabilitasi sosial anak yang dikenal dengan Anak Dengan HIV/AIDS (ADHA) di Surakarta. Panti tersebut nantinya hanya akan melayani penyandang HIV/AIDS khusus anak.

Khofifah menerangkan, berdasarkan data Kementerian Kesehatan secara kumulatif hingga triwulan I 2017, jumlah kasus HIV/AIDS di Indonesia sebanyak 320.152.

Jumlah tersebut, menurutnya, bisa jadi jauh lebih kecil dari angka sebetulnya mengingat banyak ahli yang menyebut ini sebagai fenomena gunung es. Data tersebut tercatat yang telah melakukan akses layanan rumah sakit.

"Persoalan ini harus menjadi perhatian semua pihak. Tidak cuma pemerintah, namun juga masyarakat umum, mengingat virus ini bisa menular kepada siapa saja, terutama ibu rumah tangga yang terinfeksi dari suaminya," kata dia.

Khofifah menjelaskan HIV merupakan virus yang menurunkan dan merusak kekebalan tubuh, akibatnya penderitanya mudah terinfeksi penyakit lain.

HIV ditularkan melalui hubungan seksual, dalam darah, jarum suntik, dan air susu ibu (ASI). Virus ini umumnya menurunkan sistem kekebalan tubuh dan membutuhkan waktu tahunan untuk memperlihatkan gejalanya, yaitu sekitar 5-10 tahun.

Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengukuhkan 1.000 orang sahabat peduli AIDS yang berasal dari Ternate, Medan, dan Jawa Timur.

Sahabat Peduli AIDS yang terdiri dari berbagai unsur ini bertugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai seluk beluk HIV/AIDS.

 

Ant

Recent Posts

Kalimantan Timur Juara Umum MTQ Nasional 2026, Jakarta Tuan Rumah 2027

MONITOR, Semarang - Kalimantan Timur ditetapkan sebagai Juara Umum Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI…

1 jam yang lalu

Menag: Pendidikan Pesantren Padukan Kecerdasan Akal dan Batin

MONITOR - Pendidikan pesantren tidak hanya mengembangkan kemampuan akal, tetapi juga membentuk kebersihan hati dan…

15 jam yang lalu

Kemenhaj Dalami Dugaan Jual Beli Porsi Haji di Jawa Timur

MONITOR, Surabaya — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah…

15 jam yang lalu

IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli untuk Gerakkan Alumni Turut Pulihkan Bencana

MONITOR, Jakarta – Ikatan Alumni Trisakti (IKA Trisakti) menghadirkan Trisakti Peduli sebagai gerakan kemanusiaan yang…

15 jam yang lalu

Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana di Takengon

MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…

2 hari yang lalu